Netanyahu Tolak Gencatan Senjata Fase Kedua di Gaza

- Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:00 WIB
Netanyahu Tolak Gencatan Senjata Fase Kedua di Gaza

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak penerapan gencatan senjata fase kedua di Jalur Gaza. Penolakan itu disampaikan langsung kepada Dewan Perdamaian, lembaga bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Berdasarkan laporan surat kabar Israel, Hayom, yang mengutip sejumlah sumber pejabat Israel, Netanyahu juga menolak penarikan pasukan Zionis dari Jalur Gaza. Penolakan tersebut disampaikan melalui utusan Dewan Perdamaian untuk Gaza, Nickolay Mladenov, saat keduanya bertemu pada Senin (3/8/2026).

"Israel tidak akan menarik diri dari posisi yang dikuasainya di Gaza, dan tidak akan melakukan gencatan senjata," kata Netanyahu kepada Mladenov, seperti dikutip dari laporan Anadolu pada Selasa (4/8/2026).

Netanyahu mengeklaim Hamas telah membangun kembali kemampuan militernya yang dapat menimbulkan ancaman langsung bagi tentara Israel serta warga di dekat perbatasan Gaza.

Keberatan dari Dewan Keamanan Nasional

Hayom juga melaporkan, Dewan Keamanan Nasional Israel sebelumnya menyampaikan keberatan kepada Netanyahu mengenai syarat-syarat peta jalan gencatan senjata Gaza fase kedua kepada Dewan Perdamaian dan tim Trump.

Dewan Perdamaian pada Jumat pekan lalu merilis draf perjanjian yang menguraikan prinsip-prinsip dan mekanisme implementasi gencatan senjata fase selanjutnya, termasuk pengaturan keamanan, pemerintahan transisi, hingga pemerintahan permanen.

Militer Israel dilaporkan telah menetapkan tiga garis merah terkait kerangka kerja 15 poin tersebut. Menurut stasiun televisi pemerintah KAN, para pejabat militer senior Israel akan menyampaikan tuntutan tersebut dalam diskusi dengan Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Eyal Zamir.

Poin pertama tuntutan itu menyerukan kebebasan bertindak sepenuhnya untuk menghilangkan ancaman di Gaza. Tentara Israel juga menuntut kendali atas perampasan senjata di Gaza. Selain itu, militer Israel menentang penarikan sebagian atau bertahap pasukannya, kecuali senjata Hamas dilucuti sepenuhnya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags