Sporting Clube de Braga resmi memutus kontrak pelatih tim futsal putri senior, Pedro Pedroso, setelah badan disiplin Federasi Sepak Bola Portugal menjatuhkan sanksi atas pelanggaran aturan taruhan olahraga. Keputusan itu diumumkan tak lama setelah federasi mengumumkan hukuman pada 21 Juli 2026.
Hasil pemeriksaan komisi disiplin mengungkapkan bahwa Pedroso melakukan minimal 33 kali taruhan pada pertandingan resmi di bawah naungan Federasi Sepak Bola Portugal dan Liga Portugal sepanjang musim 2025/2026. Enam di antaranya melibatkan pertandingan yang diikuti SC Braga, serta setidaknya satu taruhan pada laga tim nasional Portugal.
Atas pelanggaran tersebut, Pedroso dijatuhi sanksi skorsing dua bulan dan denda sebesar 612 euro. Manajemen SC Braga menegaskan bahwa tindakan Pedroso melanggar kewajiban hukum dan regulasi yang melekat pada posisinya sebagai tenaga profesional. Klub juga menyatakan bahwa seluruh perwakilan organisasi wajib menjunjung tinggi etika olahraga, transparansi, serta integritas kompetisi.
Rincian putusan disiplin mencatat aktivitas taruhan terlarang itu dilakukan Pedroso sejak 1 Juli 2025 hingga munculnya dakwaan resmi. Komisi disiplin menyimpulkan sang pelatih bertindak secara sadar, sukarela, dan memahami seluruh batasan regulasi bagi staf profesional terdaftar. Meskipun tidak ada satu pun dari 33 taruhan yang dipasang Pedroso menghasilkan keuntungan, badan disiplin menegaskan bahwa aturan integritas tidak bergantung pada hasil finansial, melainkan pada larangan keterlibatan anggota tim dalam perjudian kompetisi yang berpotensi memicu konflik kepentingan.
Artikel Terkait
Jorge Jesus Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih Baru Timnas Portugal
Youri Djorkaeff Tuding Pemain Portugal Boikot Cristiano Ronaldo
Kiprah Cristiano Ronaldo di Piala Dunia Berakhir, Portugal Tersingkir di Babak 16 Besar
Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo Belum Pensiun