Perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026 harus berakhir lebih awal setelah dikalahkan Spanyol 0-1 di babak 16 besar. Gol Mikel Merino pada menit ke-90 1 memupus harapan Selecao das Quinas untuk melaju ke perempat final. Kekalahan ini menjadi momen emosional bagi kapten Cristiano Ronaldo, yang tampil sejak menit pertama di Stadion Dallas, Arlington, Texas.
Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun, menegaskan belum akan mengambil keputusan soal masa depannya bersama tim nasional. Ia mengaku sedih harus meninggalkan turnamen dengan cara seperti ini.
"Saya memberikan segalanya. Saya melakukan yang terbaik dan saya pergi dengan hati nurani yang bersih," ujar Ronaldo kepada wartawan di mixed zone, Selasa (7/7/2026).
"Ini adalah Piala Dunia terakhir saya, ya, tetapi sekarang saya akan punya waktu untuk merenung dan bersama keluarga saya. Saya tidak akan membuat keputusan yang tergesa-gesa."
Pemain yang pernah membela Real Madrid itu menekankan bahwa keputusan besar tidak boleh diambil saat emosi masih memuncak. Ia juga menolak memberikan kepastian perpisahan demi menjaga situasi tim.
Warisan Trofi dan Apresiasi untuk Martinez
Sepanjang kariernya bersama Portugal, Ronaldo telah mempersembahkan tiga gelar bergengsi: Euro 2016 serta dua trofi UEFA Nations League pada 2019 dan 2025. Ia menyebut trofi Piala Eropa 2016 sama pentingnya dengan Piala Dunia.
"Gelar terbesar yang pernah dimenangkan tim nasional adalah pada 2016, yaitu Kejuaraan Eropa, yang sejujurnya sama pentingnya bagi saya seperti Piala Dunia," katanya dikutip dari AFP.
"Itulah sebabnya, saya ulangi, saya pergi dengan hati yang tenang, dalam kondisi terbaik saya, dan itu saja."
Kegagalan ini berbarengan dengan mundurnya pelatih Roberto Martinez. Ronaldo menyanjung kontribusi pelatih asal Spanyol tersebut.
"Saya senang bekerja dengannya. Seorang pelatih hebat, pribadi yang luar biasa, dan apa yang telah ia lakukan untuk Portugal patut mendapat penghargaan," tegasnya.
Meski tersingkir, Ronaldo tetap memuji daya juang skuadnya dan berharap mereka bisa bangkit.
"Tim benar-benar sedang menunjukkan kemampuan terbaiknya. Hasilnya bisa saja berpihak kepada siapa pun, tetapi begitulah sepak bola. Kami harus bangkit dan terus melangkah," pungkasnya.
Artikel Terkait
Keras, Mostafa Ziko Tuding Wasit Curang dan Piala Dunia 2026 Diatur untuk Argentina
Delapan Tim Tersingkir di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Kolombia dan AS Jadi Korban Terbaru
Argentina dan Swiss Beradu di Perempat Final Piala Dunia 2026
Swiss Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kolombia Lewat Adu Penalti