Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menegaskan partainya tetap setia mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari koalisi. Namun, ia mengingatkan bahwa setiap kebijakan pemerintah tetap perlu mendapat kritik dan saran demi perbaikan.
“Seluruh kebijakan pemerintahan yang memang di mana Partai NasDem ini adalah bagian daripada partai koalisi. Kita memang harus loyal di situ,” ujar Surya saat ditemui dalam penutupan Kongres II dan HUT ke-15 Garda Pemuda NasDem di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (22/7).
Meski demikian, ia menegaskan bahwa loyalitas bukan berarti menutup mata terhadap kekurangan. Menurut Surya, berbagai pandangan dan saran tetap perlu disampaikan jika dianggap dapat memperbaiki kebijakan.
“Ada pemikiran-pemikiran barangkali yang perlu kita katakanlah sumbangkan, yang mungkin saja belum berarti sepenuhnya pas dan tepat dengan apa yang berjalan sebagaimana yang kita pahami,” katanya.
Namun, Surya memilih menyampaikan kritik secara langsung kepada pemerintah, bukan melalui ruang publik. Ia lebih suka menyampaikan ide dan koreksi secara personal.
“Saya lebih bagus menempatkan ide, pemikiran, saran, pandangan saya, barangkali itu lebih bisa kalau bisa lebih secara person by person untuk melakukan koreksi kalau itu diperlukan,” jelasnya.
Surya berharap pemerintah tetap membuka ruang terhadap kritik sehingga kebijakan yang diambil dapat terus diperbaiki. Ia menekankan bahwa bahaya terbesar adalah ketika pemerintah tidak lagi bersedia menerima koreksi.
“Tapi kalau kita sudah tidak mau lagi dikoreksi, tidak mau ada perbaikan, itu baru gawat kita,” tuturnya.
Artikel Terkait
Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB, Akan Beri Pidato
Surya Paloh: Pemerintah Masih di Jalur Benar Selama Terbuka pada Koreksi
Surya Paloh: Pembahasan Revisi UU Pemilu Tinggal Menunggu Waktu
Cak Imin Pastikan Prabowo Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB