Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, mengaku tidak khawatir dengan minimnya stok pemain di posisi bek kiri menjelang musim 2026/2027. Ia justru menikmati fleksibilitas yang dimiliki skuadnya saat ini. Pernyataan itu disampaikan Igor pada Selasa, 21 Juli 2026, di tengah rumor ketertarikan Maung Bandung terhadap Shayne Pattynama dari Persija Jakarta.
Kabar ketertarikan Persib terhadap bek kiri Timnas Indonesia berusia 27 tahun itu mencuat melalui unggahan akun Instagram @bola.lokal_. Shayne, yang masih terikat kontrak dengan Persija hingga 2028, dikabarkan tidak masuk dalam skema pelatih Macan Kemayoran karena ketatnya persaingan dengan Dony Tri Pamungkas dan Pratama Arhan. Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari kedua klub terkait negosiasi transfer pemain kelahiran Lelystad tersebut.
Sektor bek kiri Persib saat ini hanya dihuni Eliano Reijnders. Klub lebih banyak mendatangkan pemain di lini lain, seperti penyerang Balsa Sekulic, Luka Menalo, Ragnar Oratmangoen, dan Mariano Peralta, serta gelandang Gakuto Notsuda dan duo bek Gabriel Mutombo bersama Sandy Walsh. Meski demikian, Igor Tolic menegaskan bahwa dirinya memiliki banyak opsi.
"Saya menikmati pilihan-pilihan ini. Kamu tahu, Sandy bermain di posisi bek kiri lebih baik daripada bek kanan. Jadi saya punya banyak opsi bermain. Saya bahkan bisa memainkan sistem yang lain. Saya akan menikmatinya," ujar Igor kepada wartawan.
Pelatih asal Kroasia itu juga tidak menutup kemungkinan manajemen mendatangkan pemain baru. "Jadi, kalau kami mendatangkan pemain lain, kamu bisa terkejut lagi. Saya lihat orang-orang berkomentar, 'Ya kita butuh kiper, kita butuh bek kiri.' Kamu tahu, kami tahu apa yang kami butuhkan," ucapnya.
Igor menekankan bahwa proses transfer memerlukan pertimbangan anggaran dan negosiasi yang matang. "Ini selalu tentang seberapa besar anggarannya, seberapa bagus opsi yang ada. Tidak seperti orang lain, 'Ya, Pak Glenn datang, lalu investor ada di sana, dan uang mengalir begitu saja.' Tidak seperti ini," ungkapnya.
Ia mencontohkan proses perekrutan Mariano Peralta yang berjalan alot. "Soal transfer Peralta, Stanley bekerja tanpa tidur selama satu bulan. Karena itu negosiasi, semua hal terjadi. Itu sangat dinamis, kamu tahu siapa saja pesaingnya. Jadi, itu tidak mudah. Tapi, kami berhasil menyelesaikannya," katanya.
Persib kini fokus mempersiapkan tim jelang berlaga di pentas Asia, meski beberapa pemain masih mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali. "Kami masih belum berkumpul semua karena menunggu pemain yang lain datang. Sandy, Ragnar, dan semua pemain tim nasional, mereka datang dan kami membentuk tim," jelas Igor.
Ia mengakui tantangan yang dihadapi. "Ini akan berat karena mereka baru tiba lima hari sebelum pertandingan ACL. Tapi, tidak apa-apa, kami melakukannya dengan pemain yang ada. Mereka datang, kami bergabung, lalu bertarung bersama," lanjutnya.
Artikel Terkait
Persib Resmi Datangkan Mariano Peralta, Duetkan dengan Ragnar Oratmangoen
Mariano Peralta Resmi Bergabung dengan Persib Bandung, Siap Beri Segalanya
Persib Resmi Rekrut Mariano Peralta, Penyerang Tajam Asal Argentina
Igor Tolic Ingin Pemain Baru Persib Rasakan Besarnya Klub di Piala Presiden 2026