Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Meksiko Selatan, Picu Peringatan Tsunami

- Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:36 WIB
Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Meksiko Selatan, Picu Peringatan Tsunami

Gempa bumi berkekuatan 7,3 magnitudo mengguncang dekat pantai negara bagian Chiapas, Meksiko selatan, pada Jumat (17/6). Guncangan tak hanya dirasakan di Meksiko, tetapi juga hingga Guatemala dan El Salvador. Meski demikian, pihak berwenang sejauh ini melaporkan tidak ada kerusakan berarti akibat gempa tersebut.

Menurut Survei Geologi AS (USGS), pusat gempa berada di kedalaman 15,2 kilometer. Setelah gempa utama, Sistem Peringatan Tsunami AS mengeluarkan peringatan bahwa gelombang tsunami mungkin terjadi di sepanjang pantai dalam radius 300 kilometer dari pusat gempa. Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 0,3 hingga 1 meter di atas permukaan air pasang untuk beberapa pantai di Meksiko dan Guatemala.

Sekretaris Angkatan Laut Meksiko, Raymundo Morales, dalam konferensi pers mengatakan permukaan air diperkirakan tidak akan naik lebih dari setengah meter. Meski begitu, ia tetap menyarankan warga untuk menjauhi pantai untuk sementara waktu.

"Tidak ada masalah, tidak ada dampak maritim yang serius," ujar Morales. "Kami hanya memperkirakan beberapa pantai akan mengalami kenaikan permukaan air hingga setengah meter akibat efek tsunami dari gempa bumi."

Serangkaian gempa susulan berkekuatan 5 dan 6 magnitudo juga dilaporkan terasa di Meksiko, Guatemala, dan El Salvador.

Di Guatemala, Warga Mengungsi

Di Ibu Kota Guatemala, saat gempa mengguncang, sejumlah warga berlarian keluar rumah menuju jalan. Media lokal menayangkan rekaman evakuasi di gedung-gedung pemerintah saat protokol keamanan diaktifkan.

"Saya sangat takut dan itu mengingatkan saya pada gempa bumi baru-baru ini di Venezuela. Jadi saya lari keluar dan turun tangga karena saya tinggal di lantai delapan. Guncangan tidak berhenti," kata Alexander Valdez, seorang akuntan berusia 29 tahun.

Adolfo Zacarias, pekerja layanan pelanggan berusia 43 tahun yang tinggal di lantai tiga, mengaku mencari perlindungan di bawah pilar bangunan saat guncangan mulai terasa. "Saya pikir ingatan tentang apa yang baru saja terjadi di Venezuela kembali menghantui kami dan itu sangat menakutkan," ujarnya.

Venezuela sendiri masih dilanda duka akibat dua gempa bumi dahsyat pada 24 Juni lalu. Gempa berkekuatan 7,2 dan 7,5 magnitudo menghantam wilayah tengah-utara dalam waktu kurang dari satu menit, meruntuhkan bangunan di Caracas dan daerah pesisir, serta memicu upaya penyelamatan dan bantuan yang berkepanjangan.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags