Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, melontarkan kelakar bahwa partainya lebih unggul dibanding Partai Golkar dalam pertandingan mini soccer. Namun, ia mengakui keunggulan itu belum tentu terjadi di pemilu.
Pernyataan itu disampaikan Cak Imin saat menjamu jajaran Partai Golkar dalam turnamen mini soccer Panji Bangsa dan Pertandingan Ekshibisi PKB All Stars Vs Pimpinan Partai Politik Sahabat di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2026).
"Kalau pengalaman main dengan Golkar, insyaallah PKB lebih unggul. Tapi belum tentu di pemilu, ya? Kalau pemilu masih kalah. Tapi kalau di mini soccer, barangkali lho, barangkali. Barangkali," kata Cak Imin dalam sambutannya.
Dalam kesempatan itu, Cak Imin juga menyampaikan salam hormat kepada Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M Sarmuji. Ia menilai memiliki kesamaan dengan Sarmuji, terutama sebagai kader Nahdlatul Ulama (NU) yang kritis terhadap organisasi tersebut.
"Saya, Pak Sarmuji, yang paling kontekstual adalah Sekjen Golkar yang berani kritik NU. Iya. Itu masuk. Saya dan Pak Sarmuji orang NU yang sama-sama tidak ingin NU salah jalan. Ini agak aneh ini. Politisi kritik NU, aneh. Tapi oke, kita ingin yang terbaik," ungkap Cak Imin.
Lebih lanjut, Cak Imin menyampaikan laga persahabatan ini sekaligus menyambut Hari Lahir ke-28 PKB dan gelaran Piala Dunia 2026. Ia meyakini, Timnas Indonesia dapat berlaga di Piala Dunia 2030.
"Insya Allah Indonesia akan main di Piala Dunia. Amin. Cita-citanya Pak Prabowo begitu. Tahun 2030," kata Cak Imin.
Dia juga berharap laga persahabatan ini akan membuat hubungan antarparpol semakin erat. "Jadi, kita ingin hari ini persahabatan semakin dalam, kesehatan semakin baik," ucap Cak Imin.
Dalam laga persahabatan itu, PKB juga mengundang Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Prima.
Artikel Terkait
PKB: AI Tak Akan Pernah Gantikan Peran Pemuka Agama
PKB Investigasi Dugaan Keterlibatan Kadernya dalam Intimidasi Dokter Icha
PKB Ancam Sanksi Tegas Anggota DPRD yang Terlibat Kasus dr Icha
BPJS Kesehatan Percepat Transformasi Layanan JKN dengan Inovasi dan Pendampingan di Rumah Sakit