Spanyol di Ambang Sejarah: Bisa Jadi Juara Piala Dunia dengan Catatan Kebobolan Terendah

- Jumat, 17 Juli 2026 | 20:30 WIB
Spanyol di Ambang Sejarah: Bisa Jadi Juara Piala Dunia dengan Catatan Kebobolan Terendah

Final Piala Dunia 2026 bukan sekadar perebutan trofi bagi Spanyol. La Furia Roja juga selangkah lagi menorehkan sejarah gila: menjadi juara dunia pertama yang hanya kebobolan satu gol sepanjang satu edisi turnamen. Syaratnya hanya satu: menaklukkan Argentina tanpa kebobolan.

Spanyol akan menghadapi Argentina pada partai puncak yang digelar di New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) dini hari. Selain memburu gelar juara, skuad asuhan Luis de la Fuente berpeluang mencetak rekor defensif yang belum pernah dicapai tim mana pun.

Perjalanan Spanyol menuju final diwarnai pertahanan yang nyaris sempurna. Dari tujuh pertandingan, hanya satu gol yang berhasil menembus gawang Unai Simon. Gol itu lahir saat Spanyol menyingkirkan Belgia dengan kemenangan 2-1 pada babak perempat final. Charles De Ketelaere menjadi satu-satunya pemain yang mampu membobol pertahanan La Furia Roja sepanjang turnamen.

Di luar pertandingan itu, lini belakang Spanyol tampil tanpa cela. Mereka membuka turnamen dengan hasil imbang 0-0 melawan Cape Verde sebelum mengalahkan Arab Saudi 4-0 dan Uruguay 1-0 pada fase grup. Memasuki babak gugur, Austria disingkirkan dengan skor 3-0, Portugal dikalahkan 1-0, sedangkan Prancis harus mengakui keunggulan La Furia Roja setelah kalah 0-2 di semifinal. Rangkaian hasil tersebut membuat Spanyol datang ke final dengan catatan kebobolan hanya sekali.

Berpeluang Catat Bersejarah

Belum pernah ada tim yang berhasil menjuarai Piala Dunia setelah hanya kebobolan satu gol sepanjang kompetisi. Rekor terbaik hingga kini justru dipegang Spanyol sendiri ketika menjadi kampiun Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Kala itu, gawang Spanyol hanya dua kali dibobol lawan sepanjang turnamen. Kekalahan 0-1 dari Swiss dan kemenangan 2-1 atas Cile terjadi pada fase grup. Setelah melewati babak penyisihan, Spanyol tampil sempurna dengan selalu menang 1-0 atas Portugal di babak 16 besar, Paraguay pada perempat final, Jerman di semifinal, hingga Belanda pada partai final.

Kini, La Furia Roja memiliki kesempatan memperbaiki pencapaian bersejarah tersebut apabila sukses meredam ketajaman lini serang Argentina.

Rekor Unik Swiss Sulit Ditandingi

Meski demikian, sejarah Piala Dunia juga pernah mencatat kisah unik milik Swiss. Pada edisi 2006 di Jerman, Swiss menjadi satu-satunya tim yang mengakhiri turnamen tanpa sekalipun kebobolan. Tim berjuluk La Nati itu mengawali turnamen dengan bermain imbang tanpa gol melawan Prancis. Mereka kemudian menundukkan Togo 2-0 dan Korea Selatan 2-0 untuk melaju ke babak 16 besar. Langkah Swiss akhirnya terhenti saat menghadapi Ukraina. Setelah bermain 0-0 selama 120 menit, mereka kalah melalui adu penalti. Karena kekalahan tersebut dihitung sebagai hasil imbang dalam statistik kebobolan, Swiss tetap menutup turnamen tanpa pernah kebobolan satu gol pun. Namun, pencapaian luar biasa itu tidak berujung gelar juara karena perjalanan mereka terhenti lebih cepat.

Kini, Spanyol memiliki peluang menciptakan sejarah berbeda. Jika mampu mengalahkan Argentina di final tanpa kebobolan, La Furia Roja bukan hanya mengangkat trofi Piala Dunia 2026, tetapi juga mengukir rekor pertahanan terbaik yang belum pernah dicapai juara dunia mana pun.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags