Ribuan pegawai negeri sipil (PNS) Thailand terancam skorsing setelah terlibat dalam skandal kecurangan ujian masuk PNS tahun 2025. Penyelidikan yang masih berlangsung telah menyeret tiga orang ke dalam tahanan.
Skandal ini mulai terungkap pada Juni lalu. Para penyelidik menemukan bahwa pejabat menerima suap hingga 800.000 baht (sekitar US$23.847) untuk mengubah hasil ujian calon PNS secara elektronik, sehingga mereka bisa lulus tes wajib untuk pengangkatan atau promosi di pemerintahan.
Polisi mendeteksi kejanggalan pada hasil tes 5.814 PNS yang telah mengikuti ujian tersebut, kata pejabat Kementerian Dalam Negeri Thailand, Unsit Sampuntharat, kepada wartawan pada Kamis (16/7).
Ia menyebutkan mereka dapat diskors sambil menunggu keputusan komite yang dijadwalkan paling cepat Jumat (17/7).
"Kerugiannya sangat besar, dan itu tidak adil bagi mereka yang mendapatkan posisi mereka dengan cara jujur," ujar Unsit.
Kementerian Dalam Negeri berencana meninjau sekitar 800.000 lembar soal tes untuk memastikan sejauh mana dugaan kecurangan tersebut.
Tiga tersangka utama dua pria dan satu wanita telah ditangkap dengan tuduhan menghancurkan dan menyembunyikan dokumen resmi. Salah satu dari mereka ditangkap setelah melarikan diri ke Laos. Jika terbukti bersalah, mereka bisa didenda dan dipenjara hingga lima tahun.
Artikel Terkait
Timnas Voli Putri U-18 Hadapi Thailand di Perempat Final AVC
Timnas Voli Putri U-18 Indonesia Hadapi Thailand di Perempat Final AVC Championship
Timnas Voli Putri U-18 Hadapi Thailand di Perempat Final AVC, Kemenangan Jadi Harga Mati
Hadapi Thailand, Timnas Voli Putri U-18 Wajib Menang demi Tiket Semifinal