Meta Buka Akses Model AI Muse Spark 1.1 untuk Pengembang, Saingi Anthropic dan OpenAI

- Jumat, 10 Juli 2026 | 15:20 WIB
Meta Buka Akses Model AI Muse Spark 1.1 untuk Pengembang, Saingi Anthropic dan OpenAI

Meta Platforms resmi membuka akses bagi para pengembang untuk model kecerdasan buatan terbarunya, Muse Spark 1.1, pada Kamis (9/7/2026). Langkah ini menempatkan Meta dalam persaingan langsung dengan model berbayar milik Anthropic dan OpenAI.

Raksasa media sosial itu mengklaim Muse Spark 1.1 sebagai model paling mumpuni untuk menangani tugas pengodean di dunia nyata serta tugas berbasis agen. Rilis ini menjadi bagian dari misi besar Meta menghadirkan "personal superintelligence". Model AI tersebut dikembangkan oleh tim superintelligence Meta yang dibentuk tahun lalu untuk mengejar ketertinggalan dari para pesaing.

Meta menyebutkan versi peningkatan 1.1 ini memiliki sejumlah kemampuan tingkat tinggi, antara lain menulis dan memperbaiki bug pada kode komputer, mengoperasikan perangkat lunak serta peralatan eksternal, memahami input berupa teks, gambar, hingga video, dan menyelesaikan tugas multi-langkah yang kompleks dengan intervensi manusia yang jauh lebih minim.

Setelah diuji secara terbatas, Application Programming Interface (API) Muse Spark kini resmi dibuka dalam tahap public preview bagi pengembang di Amerika Serikat melalui Meta Model API. Untuk menarik minat, Meta memberikan kredit gratis sebesar Rp360.000 saat pendaftaran sebelum beralih ke skema berbayar.

Dalam hal komersialisasi, Meta mematok tarif akses API Muse Spark 1.1 sebesar Rp22.500 per satu juta token input dan Rp76.500 per satu juta token output. Skema harga ini berada di atas tarif model entry-level seperti OpenAI GPT-5 mini dan Anthropic Claude Haiku 4.5, tetapi masih lebih murah dari model kelas atas milik Anthropic, Claude Sonnet 4.6.

Selain untuk pengembang, model baru ini sudah dapat dinikmati pengguna umum melalui opsi Thinking Mode di aplikasi Meta AI serta situs resminya. Ke depan, Muse Spark diproyeksikan menggantikan model Llama yang selama ini memotori fitur chatbot di seluruh ekosistem Meta, mulai dari WhatsApp, Instagram, Facebook, hingga lini perangkat keras mereka, Meta Smart Glasses.

Peluncuran ini melengkapi pengumuman Meta pada hari Selasa sebelumnya, di mana perusahaan juga memperluas alat AI generatifnya lewat peluncuran Muse Image, model pembuat gambar pertama dari Meta Superintelligence Labs.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags