Murat Yakin Bawa Swiss ke Perempat Final Piala Dunia 2026, Sejarah Terulang Setelah 72 Tahun

- Rabu, 08 Juli 2026 | 10:00 WIB
Murat Yakin Bawa Swiss ke Perempat Final Piala Dunia 2026, Sejarah Terulang Setelah 72 Tahun

Murat Yakin, pelatih kepala Tim Nasional Sepak Bola Swiss, mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola negeri itu. Ia berhasil membawa Swiss lolos ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Kolombia melalui adu penalti. Ini adalah pertama kalinya Swiss menembus delapan besar turnamen paling bergengsi di dunia sejak tahun 1954.

Di perempat final, Swiss akan berhadapan dengan Argentina pada Minggu (12/7/2026) pukul 08.00 WIB. Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit mengingat Argentina adalah salah satu tim unggulan.

Yakin dikenal sebagai juru taktik yang andal dan adaptif. Penampilannya yang modis dan elegan di pinggir lapangan kerap menjadi sorotan. Namun, di balik itu, ia adalah seorang Muslim yang lahir dari keluarga imigran asal Turki.

Karier Bermain dan Keluarga

Sebelum menjadi pelatih, Yakin adalah salah satu bek tengah dan libero terbaik yang dimiliki Swiss. Ia menghabiskan sebagian besar kariernya di FC Basel, menjadi kapten, serta pernah membela Grasshoppers, VfB Stuttgart, Fenerbahçe, dan Kaiserslautern. Bersama Timnas Swiss, ia mencatatkan 49 penampilan dan mencetak 4 gol, termasuk tampil di Euro 2004. Yakin juga merupakan kakak kandung dari Hakan Yakin, mantan penyerang legendaris Swiss.

Kiprah Bersama Timnas Swiss

Ditunjuk menjadi pelatih Swiss pada Agustus 2021 menggantikan Vladimir Petković, Yakin langsung membawa perubahan. Di Piala Dunia 2022, Swiss lolos ke babak 16 besar sebelum disingkirkan Portugal. Pada UEFA Euro 2024, mereka menembus perempat final setelah menyingkirkan juara bertahan Italia. Kini, di Piala Dunia 2026, ia mencetak sejarah dengan membawa Swiss ke perempat final untuk pertama kalinya dalam 72 tahun.

Di bawah asuhannya, Swiss dikenal memiliki pertahanan yang sangat kokoh dan taktik serangan balik yang fleksibel, berbasis kepemimpinan pemain senior seperti Granit Xhaka dan Manuel Akanji.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags