Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipangkas Rp94 Triliun pada RAPBN 2027

- Selasa, 07 Juli 2026 | 03:50 WIB
Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipangkas Rp94 Triliun pada RAPBN 2027

Badan Anggaran DPR RI memastikan alokasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan turun signifikan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Anggaran prioritas Presiden Prabowo Subianto itu direncanakan sebesar Rp174 triliun, berkurang Rp94 triliun atau sekitar 35 persen dari pagu sebelumnya yang mencapai Rp268 triliun.

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mengatakan penurunan ini disesuaikan dengan jumlah titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan penerima manfaat. "Kalau MBG, pasti turun," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Ia menjelaskan dari total 27.000 titik SPPG yang direncanakan, kebutuhan riil hanya sekitar 21.000 titik. "Kita ingin melihat dulu dari 27.000 titik SPPG, seharusnya itu kan 21.000 kebutuhannya. Oke, satu. Kemudian yang kedua, kita tinggal hitung untuk melayani 84 juta siswa kita," kata Said.

Dengan asumsi itu, ia memperkirakan total anggaran MBG, termasuk komponen di luar pendidikan seperti penanganan stunting dan gizi ibu hamil, tidak akan melebihi Rp174 triliun.

Meski anggaran turun, Said menegaskan kualitas layanan tidak boleh dikorbankan. "MBG itu jangan sebentar-sebentar yang bombastis anggarannya sedemikian rupa. Tapi ketika turun, 'Lah, kok turun?' Bukan. Tapi yang penting menjaga kualitas nah, yang pertama tentu menjaga tata kelola dan kualitas gizi yang diterima oleh anak didik kita. Maka dengan penurunan anggaran itu, kualitasnya akan tetap terjaga," tuturnya.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags