Perang Israel di Lebanon Timbulkan Kerugian Material hingga Rp64 Triliun

- Senin, 06 Juli 2026 | 23:55 WIB
Perang Israel di Lebanon Timbulkan Kerugian Material hingga Rp64 Triliun

Menteri Informasi Lebanon, Paul Morcos, mengungkapkan bahwa kerugian material langsung akibat perang Israel di negaranya diperkirakan mencapai 3-4 miliar dolar AS atau setara Rp64 triliun. Angka tersebut bersifat sementara dan belum mencakup kerugian ekonomi atau kerusakan tidak langsung.

Pernyataan itu disampaikan Morcos setelah mengikuti pertemuan menteri yang membahas dampak konflik. Menurut kantor berita nasional NNA, perkiraan kerugian muncul di tengah terus berlangsungnya pelanggaran gencatan senjata oleh tentara Israel, yang sebelumnya telah menandatangani perjanjian kerangka kerja yang dimediasi Amerika Serikat bersama Lebanon.

Pada hari yang sama, pasukan Israel meledakkan rumah-rumah dan melakukan ledakan di dua kota di Lebanon selatan. Semalam, mereka juga meledakkan bahan peledak di kota Houla, distrik Marjayoun.

Morcos menambahkan, pertemuan menteri membahas hasil kunjungan lapangan para menteri ke desa-desa dan kota-kota di selatan. Fokus pembahasan meliputi cara mendukung kembalinya penduduk ke daerah mereka serta menyediakan tempat tinggal yang layak.

Para menteri juga membahas dukungan terhadap kebutuhan pemerintah daerah dan sektor ekonomi lokal untuk membantu warga kembali, menjelang dimulainya upaya rekonstruksi. Pada 26 Mei lalu, Lebanon dan Israel menandatangani perjanjian kerangka kerja di bawah mediasi AS yang mengatur penarikan bertahap Israel dari wilayah Lebanon.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags