Polri memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang tewas saat mengungkap kasus narkoba di Kalimantan Tengah. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pengorbanan para personel yang gugur dalam tugas.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyatakan duka cita atas gugurnya personel terbaik Polri tersebut. "Kita secara prinsip kita berduka, Polri berduka karena personel-personel terbaik Polri kemudian ada yang gugur dalam pelaksanaan tugas di Kalimantan Tengah," ujarnya di Bareskrim Polri, Senin (6/7). Johnny menambahkan bahwa ketiga anggota telah dianugerahi kenaikan pangkat luar biasa.
Tiga anggota yang gugur adalah Aipda Yudhie Perdana Putra, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto. Aipda Yudhie tewas akibat dibacok saat kejadian. Jasad Briptu Anumerta Nopandri ditemukan di Sungai Katingan pada Sabtu (4/7), sementara Aiptu Sumaryanto ditemukan mengapung di pinggir sungai di Desa Tumbang Kelemei pada Minggu (5/7).
Tiga pelaku penyerangan berinisial A, S, dan N telah ditangkap. Polisi masih memburu seorang berinisial B yang diduga berperan sebagai bandar sabu.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Penyerangan di Katingan, Dua Lainnya Buron