Perputaran uang selama perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta ke-499 mencapai Rp2,4 triliun. Angka itu tercipta berkat kebijakan pemerintah provinsi yang menggratiskan transportasi umum dan sejumlah destinasi wisata selama tiga hari.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan data tersebut saat membuka Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (4/7/2026). "Kemarin ketika kita mengadakan ulang tahun, saya mendapatkan data terakhir transaksi pada hari itu Rp2,4 triliun," ujarnya.
Kebijakan gratis berlaku pada 22, 27, dan 28 Juni 2026. Tiket masuk ke tempat wisata seperti Monas, Ragunan, dan Ancol digratiskan, sementara tarif transportasi umum TransJakarta, MRT, dan LRT dikenakan Rp1.
"Bahkan ketika menyambut ulang tahun Jakarta kemarin, terus terang saya melontarkan untuk menggratiskan selama tiga hari seluruh transportasi, seluruh tempat-tempat wisata maupun tempat-tempat yang bisa dikunjungi yang selama ini berbayar, semuanya gratis hanya membayar satu rupiah," kata Pramono.
Dampaknya terlihat dari lonjakan pengunjung di sejumlah lokasi. Ancol mencatat rekor 80 ribu pengunjung pada 28 Juni. "Net profit-nya yang dulu maksimum hanya 1,5 miliar rupiah, pada tanggal 28 Juni kemarin, hari Minggu, transaksinya 6,5 miliar rupiah," ungkap Pramono.
Rekor serupa juga terjadi di Taman Margasatwa Ragunan. Jumlah pengunjung mencapai 135.500 orang, melampaui rekor sebelumnya yang sekitar 102 ribu. "Transaksinya jauh lebih tinggi dan hampir semuanya menggunakan QRIS," kata Pramono.
Melihat antusiasme masyarakat, Pramono berencana mengulang kebijakan serupa pada perayaan 500 tahun Jakarta pada 2027. Kali ini, transportasi umum dan tempat wisata milik Pemprov DKI akan digratiskan selama lima hari berturut-turut, dari 22 hingga 27 Juni. "Saya sudah memutuskan dan nanti dikoordinasikan, Jakarta akan memberikan kado spesial bagi seluruh warga Indonesia," ujarnya.
Artikel Terkait
Jakarta Naik ke Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia, Kalahkan Washington DC dan Abu Dhabi
Transaksi QRIS Jakarta Capai 38 Persen Nasional, 153 Pasar Gunakan Pembayaran Digital
Jakarta Naik ke Peringkat 53 Kota Global, Ungguli Washington DC dan Abu Dhabi
Transaksi Digital Jakarta Tembus Rp2,4 Triliun saat HUT ke-499, QRIS Kuasai 38% Nasional