Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan bahwa setiap investasi baru harus memberikan dampak nyata bagi penciptaan lapangan kerja berkualitas di Indonesia. Menurutnya, hal ini menjadi fokus utama pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
"Fokus kita adalah memastikan agar pertumbuhan dunia usaha berbanding lurus dengan ketersediaan lapangan kerja yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia," ujar Afriansyah dalam pernyataannya, Sabtu (4/7/2026).
Ia mencontohkan fasilitas produksi baru PT Givaudan Indonesia di Cikarang yang menjadi salah satu titik pantau pemerintah. Pada tahap awal ekspansi, perusahaan telah menyerap 60 tenaga kerja baru. Ke depan, fasilitas tersebut ditargetkan mampu menyerap kurang lebih 400 tenaga kerja.
"Pemerintah menekankan agar komitmen penyerapan tenaga kerja ini terus berlanjut secara terukur pada tahap-tahap investasi berikutnya," kata Afriansyah.
Selain penyerapan tenaga kerja, pemerintah juga mengingatkan agar perusahaan memenuhi kewajiban operasional sesuai standar ketenagakerjaan. Hal ini mencakup penerapan sistem pengupahan yang adil, jaminan hak-hak normatif, serta penguatan komunikasi bipartit dengan serikat pekerja untuk menjaga hubungan industrial yang harmonis.
"Pemerintah terus mengedepankan prinsip bahwa keberhasilan investasi harus memberikan manfaat luas, terutama bagi kesejahteraan pekerja dan masyarakat sekitar," pungkasnya.
Artikel Terkait
Wamenaker Tegaskan Investasi Harus Ciptakan Lapangan Kerja Berkualitas
PMI Manufaktur RI Kontraksi, Kemnaker Siapkan Langkah Antisipasi
Selebgram Mondy Tatto Diduga Jadi Pemicu Penikaman Anak Punk di Bekasi
Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Bukti Hubungan Industrial yang Sehat