Mojang Priangan U-15 sukses mengawali kiprahnya di Hydroplus Soccer League (HPSL) All-Stars 2025/26 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Putri Tangsel City U-15. Gol tunggal pada laga yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (5/7) itu dicetak oleh sang kapten, Nafeeza Ayasha Nori, pada menit ke-48.
Nafeeza, yang pernah memperkuat Timnas Wanita Indonesia, tampil impresif dengan sejumlah umpan terobosan dari lini tengah. Pemain bernomor punggung 17 itu mengaku bersyukur bisa kembali merasakan atmosfer kompetisi dan melihat perkembangan rekan-rekannya. "Jujur senang ya aku ke sini soalnya melihat teman-teman yang lain sudah berkembang dari tahun-tahun sebelumnya," katanya kepada kumparanBOLANITA.
Meski meraih kemenangan, Nafeeza menilai permainan timnya masih belum maksimal. Ia menyebut faktor gugup menjadi kendala utama, terutama karena ini adalah laga pertama bagi sebagian pemain yang disaksikan banyak penonton di stadion. "Masih agak nervous teman-teman. Jadi mungkin ini juga pertandingan pertama buat mereka ditonton banyak orang di stadion. Lebih banyak tekanan untuk mereka. Mungkin kami mainnya masih kurang kompak karena nervous. Semoga di pertandingan selanjutnya sudah enggak sih," terangnya.
Kapten tim itu tetap bersyukur atas gol dan kemenangan perdana, namun ia mengakui masih ada banyak pekerjaan rumah. "Alhamdulillah senang, tetapi jujur agak kecewa soalnya babak pertama emang masih kurang mainnya. Evaluasi untuk ke depannya semoga tim aku bisa lebih kompak lagi, lebih percaya diri lagi," ujarnya.
Bagi Nafeeza, berlaga di HPSL All-Stars tetap menjadi pengalaman berharga. Ia melihat banyak lawan yang sudah berkembang dibanding tahun-tahun sebelumnya. "Jujur senang ya aku ke sini soalnya melihat teman-teman yang lain, lawan-lawan yang lain sudah banyak sudah berkembang dari tahun-tahun sebelumnya. Semoga di HPSL All-Stars ini bisa juara," imbuhnya.
Pelatih Mojang Priangan U-15, Imam Sujagad, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya meskipun masih ada tekanan mental. "Anak-anak ada tekanan mental di laga ini. Tetapi saya tetap mengapresiasi para pemain," katanya. Ia menambahkan, cuaca panas di Kudus juga menjadi tantangan tersendiri yang membutuhkan adaptasi. "Pastinya tetap bersyukur dengan hasil pertandingan hari dan semoga bisa lebih baik," imbuhnya.
HPSL All-Stars 2025/26 digelar pada 5-12 Juli di Supersoccer Arena, Kudus. Sebanyak 16 tim sepak bola wanita dari empat regional Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur berpartisipasi dalam turnamen puncak musim perdana ini. Kompetisi yang digagas Hydroplus dan Bakti Olahraga Djarum Foundation ini mempertemukan delapan tim U-15 dan delapan tim U-18, masing-masing merupakan juara dan runner up di level regional.