Wali Kota Solo, Respati Ardi, angkat bicara mengenai kekecewaan yang disampaikan Ketua DPC Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno, terkait pemasangan baliho ucapan ulang tahun untuk Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Ia menyatakan siap menerima kesalahan di hadapan Ardianto.
“Kalau masalah yang ada, yang kemarin dari Pak Ketua, pokoknya siap salah, siap salah,” ujar Respati saat ditemui di Kantor Disnaker Solo, Laweyan, Selasa (23/6/2026).
Menurut Respati, pemasangan baliho tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap Jokowi yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Solo selama dua periode, yakni 2005 hingga 2012. Ia menegaskan bahwa langkah itu tidak dimaksudkan untuk menimbulkan kontroversi.
“Sebagai bentuk apresiasi. Pokoknya siap salah, Pak Ketua (Gerindra),” katanya.
Lebih lanjut, Respati berharap pemasangan baliho itu membawa keberkahan bagi Kota Solo. Ia menambahkan, hingga saat ini kota tersebut masih merasakan dampak positif dari kepemimpinan Jokowi di masa lalu.
“Ya, beberapa (titik). Biar kita keberkahan. Berkat beliau. Hari ini pun Kota Solo tetap mendapatkan berkah, ya,” pungkasnya.
Sementara itu, sebelumnya Ardianto Kuswinarno menyatakan kekecewaannya setelah menerima laporan adanya tujuh baliho yang terpasang di sejumlah titik. Ia mengklaim seluruh baliho tersebut menggunakan aset milik Pemerintah Kota Surakarta.
“Saya dapat laporan dari beberapa rekan-rekan bahwa ada semacam ucapan dari beliaunya ada di beberapa, sekitar 7 titik, tapi semua pakai balihonya milik Pemkot Kota Surakarta,” kata Ardianto saat ditemui di Gedung DPRD Solo, Senin (22/6).
Artikel Terkait
Menkeu Targetkan Alokasi Dana ke Daerah Naik Rp90 Triliun pada 2027
DPR Dorong Regulasi Nasional Larang Perdagangan Daging Anjing dan Kucing untuk Tekan Kasus Rabies
Pria Lansia di Bogor Ditemukan Tewas Gantung Diri di TPU, Diduga Stres Ditinggal Istri
Boca Juniors Dekati Paulo Dybala di Tengah Buntu Negosiasi Kontrak dengan AS Roma