Selebgram Adam Deni Gearaka, yang akrab disapa ADG, harus berurusan dengan aparat kepolisian setelah diduga melakukan aksi perusakan dan pengancaman di sebuah ruko di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. Pria berusia 30 tahun itu kini ditahan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Peristiwa yang menggemparkan warga sekitar itu bermula pada Rabu malam, 17 Juni, sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, Adam Deni dilaporkan mendatangi sebuah ruko bernama Yummy Coin yang berlokasi di Jalan Terusan Kelapa Hybrida, Sukapura, Cilincing. Kedatangannya bukan untuk bertransaksi, melainkan memaksa masuk ke dalam bangunan tersebut.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Budi Hermanto, mengungkapkan bahwa laporan resmi dari pemilik usaha menjadi dasar penanganan perkara ini. “Penanganan perkara ini didasari oleh laporan resmi dari pihak korban selaku pemilik usaha ke Polres Metro Jakarta Utara,” ujar Budi dalam keterangannya pada Minggu, 21 Juni.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan berkas, polisi menduga motif Adam Deni melakukan aksi tersebut karena kekesalan lantaran permintaannya tidak dipenuhi. Dalam kondisi emosi yang tidak terkendali, ia diduga merusak sejumlah fasilitas di dalam ruko, termasuk papan reklame toko, dinding pembatas gypsum yang berlubang, serta properti lain seperti kursi dan fasilitas sanitasi.
Tidak berhenti pada aksi perusakan, Adam Deni juga diduga mengintimidasi petugas keamanan ruko dengan menunjukkan senjata jenis airsoft gun yang terselip di pinggangnya. “Tidak hanya itu, tersangka juga melakukan tindakan intimidasi dengan memperlihatkan satu unit senjata jenis airsoftgun yang terselip di pinggangnya kepada petugas keamanan ruko agar permintaannya dituruti,” jelas Budi.
Hingga saat ini, polisi masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap secara utuh kronologi dan motif di balik tindakan nekat selebgram tersebut.
Artikel Terkait
Korea Selatan Perluas Akses Sipil dan Petani ke Zona Perbatasan Mulai 2027
DBS Proyeksikan BI Rate Tembus 6 Persen pada Akhir 2026, Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas
Menteri Perumahan Tingkatkan Alokasi Bedah Rumah di Jakarta dari 158 Jadi 10.000 Unit
Gubernur Pramono Perluas Program Transportasi dan Wisata Gratis untuk Seluruh Pemegang KTP Indonesia