NasDem Tak Berkomentar soal Arahan Jokowi Kawal Prabowo-Gibran Dua Periode, Pilih Fokus Dukung Pemerintahan Saat Ini

- Minggu, 21 Juni 2026 | 09:15 WIB
NasDem Tak Berkomentar soal Arahan Jokowi Kawal Prabowo-Gibran Dua Periode, Pilih Fokus Dukung Pemerintahan Saat Ini

Partai NasDem memilih untuk tidak berkomentar banyak terkait arahan Presiden ke-7 Joko Widodo kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang meminta agar pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dikawal hingga dua periode. Bendahara Umum NasDem, Ahmad Sahroni, menegaskan bahwa partainya saat ini hanya fokus mendukung jalannya pemerintahan Prabowo secara penuh.

“Mengawal Pak Prabowo itu wajib sampai tuntas dukung pemerintahan saat ini,” kata Sahroni kepada wartawan, Minggu (21/6/2026).

Menurut Sahroni, penilaian terhadap partai politik mana yang akan diajak bekerja sama pada Pemilihan Presiden 2029 sepenuhnya berada di tangan Prabowo. Ia menegaskan bahwa NasDem saat ini solid berada di belakang pemerintahan yang sedang berjalan.

“Urusan politik yang akan datang, Pak Prabowo pasti akan menilai partai mana yang bisa diajak untuk bersama-sama membangun negeri ini makin baik dan terus hebat ke depannya,” ujarnya.

“Saat ini kami dari NasDem solid dukung Presiden Prabowo berjalannya pemerintahan,” sambungnya.

Lebih lanjut, Sahroni mengungkapkan bahwa partainya belum membahas sama sekali mengenai Pilpres 2029. Meski demikian, ia memastikan seluruh kader akan mengikuti arahan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh.

“Belum (bahas Pilpres 2029) sama sekali, kami ikut arahan Ketua Umum Bang Surya. Tapi perintah ketum saat ini kami wajib dukung pemerintah,” tuturnya.

Sementara itu, pernyataan Sahroni muncul sebagai respons atas pernyataan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, yang mengungkapkan isi pertemuannya dengan Joko Widodo di Solo, Kamis (18/6) pagi. Bestari menyebut bahwa Jokowi secara langsung meminta PSI dan simpatisannya untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran hingga dua periode.

“Kepada kami beliau menyampaikan bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan ya, bahkan, bahkan sampai dua periode. Jadi nggak ada itu fitnahan, fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua? Ada-ada aja,” kata Bestari kepada wartawan, Jumat (18/6).

Bestari menambahkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Jokowi juga menitipkan pesan untuk menjaga keharmonisan internal partai dan terus mendukung pasangan Prabowo-Gibran yang tengah memimpin.

“Beliau terus, tadi pun saya dititip pesan ya jaga keharmonisan di internal. Dan juga ingatkan untuk kawan-kawan di manapun itu, mendukung pasangan Pak Prabowo-Gibran ini gitu, mau matahari apa lagi,” katanya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar