Sejumlah kontainer bekas yang sebelumnya digunakan dalam penanganan pandemi COVID-19 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, kini dialihfungsikan menjadi Sentra Tukar Sampah. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ekonomi sirkular sekaligus mendekatkan layanan pengelolaan sampah kepada masyarakat.
Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Melinda Aksa, secara resmi meluncurkan program tersebut di Kecamatan Tallo pada Sabtu lalu. Ia menjelaskan bahwa kawasan itu dipilih sebagai wilayah percontohan. “Ke depan, kontainer yang sebelumnya digunakan saat pandemi akan dimanfaatkan sebagai Sentra Tukar Sampah sehingga masyarakat lebih mudah mengakses layanan pengelolaan sampah di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.
Menurut Melinda, kehadiran sentra ini menjadi jawaban atas keluhan masyarakat yang selama ini menganggap proses transaksi di bank sampah masih terlalu lama karena terpusat di satu lokasi. Dengan adanya bank sampah sektoral di tingkat kecamatan, ia berharap proses pengumpulan dan penukaran sampah dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.
Sementara itu, Pemerintah Kota Makassar saat ini tengah mendorong sinergi lintas dinas untuk membangun sistem ekonomi berkelanjutan. Melinda menyebutkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Ketahanan Pangan, serta Dinas Pertanian dan Perikanan mulai menjalin kerja sama guna menghubungkan pengelolaan sampah dengan sektor pertanian perkotaan. Salah satu langkah konkret yang telah dirintis adalah pengembangan Sentra Tukar Sampah di tingkat kecamatan.
Di sisi lain, Melinda memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Tallo yang dinilai sebagai salah satu wilayah paling progresif dalam menjalankan program lingkungan hidup. Menurutnya, keberhasilan program lingkungan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah pusat daerah, melainkan juga oleh kecepatan dan kesungguhan pemerintah wilayah dalam menerjemahkan program tersebut hingga ke tingkat masyarakat.
“Saya mengapresiasi Camat Tallo beserta jajaran yang selalu cepat merespons berbagai program yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar. Tallo menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mampu menghasilkan perubahan yang nyata,” pungkasnya.
Artikel Terkait
DPR Apresiasi Transformasi Digital BP Batam: Platform Mantab dan Dashboard Investasi Percepat Serapan Tenaga Kerja dan Pelayanan Investasi
Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Upayakan Penangguhan Penahanan Jelang Pelimpahan ke Kejaksaan
Iran Tutup Selat Hormuz, AS Siaga Penuh di Jalur Pelayaran Strategis
Tim Pemkot Bogor Juarai Padel Battle Persahabatan Lawan Black Cats di Dream Padel