Presiden Prabowo Subianto memanggil puluhan jajaran komisaris dan direksi dari bank-bank himpunan bank negara (himbara) atau BUMN ke Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (18/6/2026). Pertemuan itu melibatkan pimpinan dari empat bank pelat merah, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT Bank Mandiri, PT Bank Tabungan Negara (BTN), dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI).
Pantauan di lokasi menunjukkan rombongan mulai berdatangan melalui pintu dekat Istana Negara sejak siang hari. Mereka tampak mengenakan kemeja putih dengan tanda pengenal yang tergantung di leher. Sebagian hadir menggunakan mobil pribadi, sementara yang lain menggunakan kendaraan commuter. Hingga pukul 14.23 WIB, sejumlah direksi dan komisaris masih terlihat terus berdatangan.
Beberapa nama yang teridentifikasi hadir antara lain Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan, Wakil Direktur Utama BNI Alexandra Askandar, serta Direktur Utama Bank Mandiri Riduan. Kehadiran mereka di Istana langsung menjadi sorotan, mengingat undangan mendadak ini menimbulkan spekulasi mengenai agenda yang dibahas.
Saat ditanya awak media, Riduan hanya memberikan jawaban singkat. “Tentang perbankan,” ujarnya sesaat setelah tiba di Istana.
Artikel Terkait
Belanda Hadapi Swedia di Laga Krusial Piala Dunia 2026, Jerman Uji Kekuatan Lawan Pantai Gading
Jemaah Haji Napak Tilas Gua Hira, Saksi Bisu Turunnya Wahyu Pertama
PDIP Dinilai Masih Ambigu soal Sikap ke Pemerintahan Prabowo, Demokrat dan PKB Desak Kejelasan
Tabrakan Kereta Barang di Munich Tewaskan Satu Orang, Selang Beberapa Jam dari Kecelakaan Maut di Inggris