PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) kembali mengamankan pendanaan segar dari pemegang saham pengendalinya. Emiten berkode saham BMAS itu memperoleh fasilitas pinjaman bilateral senilai empat juta dolar Amerika Serikat dari KASIKORNBANK Public Company Limited (KBank), yang juga bertindak sebagai pengendali utama perseroan.
Fasilitas pinjaman tersebut memiliki tenor hingga 12 bulan sejak tanggal penarikan. Bunga yang dikenakan bersifat tetap atau fixed rate dan ditetapkan berdasarkan kondisi pasar yang berlaku pada saat perjanjian ditandatangani. Informasi ini disampaikan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Rabu, 17 Juni 2026.
Manajemen BMAS menjelaskan bahwa pinjaman ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan likuiditas jangka pendek perseroan. Selain itu, dana tersebut juga akan digunakan untuk menunjang aktivitas pembiayaan dan penyaluran kredit kepada nasabah. Penarikan fasilitas pinjaman akan dilakukan secara langsung atau sekaligus, sesuai dengan kebutuhan yang telah direncanakan sebelumnya.
Sementara itu, struktur kepemilikan saham menunjukkan kedekatan hubungan antara kedua entitas. KBank merupakan pemegang saham pengendali akhir atau ultimate shareholder BMAS melalui anak usahanya, KASIKORN Vision Financial Company Pte Ltd (KVF). Saat ini, KVF menguasai 86,03 persen saham BMAS, sementara total kepemilikan Grup KASIKORNBANK di bank tersebut mencapai 89,48 persen.
Meskipun transaksi ini melibatkan pihak terafiliasi, perseroan menegaskan bahwa tidak terdapat benturan kepentingan di dalamnya. Pernyataan tersebut merujuk pada ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42 Tahun 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan. Dengan demikian, seluruh proses pinjaman dinilai telah sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Artikel Terkait
Kanada dan Qatar Berebut Kemenangan Perdana di Laga Krusial Grup B Piala Dunia 2026
Kades Watuagung Buka Suara soal Foto Viral Wanita Paruh Baya Jaga Pos Kamling, Bukan karena Kewajiban Desa
Bursa Asia Menguat, Nikkei dan Kospi Tembus Rekor di Tengah Tekanan The Fed
IHSG Dibuka Melemah 0,99 Persen ke Level 6.159, Ikuti Tekanan Bursa Global