Netanyahu Tanggapi Kemarahan Trump dengan Tenang, Tegaskan Kesamaan Tujuan soal Pelucutan Senjata Hizbullah

- Kamis, 04 Juni 2026 | 14:25 WIB
Netanyahu Tanggapi Kemarahan Trump dengan Tenang, Tegaskan Kesamaan Tujuan soal Pelucutan Senjata Hizbullah

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, merespons dengan tenang kemarahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang sempat melontarkan kata-kata kasar kepadanya dalam sebuah percakapan telepon. Netanyahu menegaskan bahwa meskipun terjadi ketegangan, dirinya dan Trump memiliki satu tujuan yang sama: melucuti senjata Hizbullah demi mewujudkan perdamaian antara Israel dan Lebanon.

Trump mengonfirmasi dalam wawancara dengan New York Post yang terbit pada Rabu (3/6) bahwa ia bersitegang dengan Netanyahu dua hari sebelumnya. Dalam percakapan tersebut, Trump dilaporkan mencaci maki sekutu dekatnya itu dengan kata-kata tidak pantas. Kemarahan Trump dipicu oleh operasi militer Israel terhadap Hizbullah yang dinilainya berisiko menggagalkan diplomasi yang tengah berjalan dengan Iran serta mengancam gencatan senjata regional yang rapuh.

“Anda benar-benar gila. Apa yang Anda lakukan?” demikian ucapan Trump kepada Netanyahu saat mengetahui aksi militer Israel di Lebanon. Namun, Netanyahu menanggapi perselisihan itu dengan kepala dingin. Dalam wawancara dengan CNBC, ia menyatakan bahwa perbedaan pendapat adalah hal biasa, dan yang terpenting adalah kesepahaman dalam menangani kelompok militan Lebanon tersebut.

“Hizbullah adalah proksi Iran yang menodongkan senjata ke seluruh warga Lebanon dan menggunakan Lebanon sebagai platform untuk meluncurkan rudal teror ke kota-kota kami, serta drone pembunuh terhadap warga sipil,” ujar Netanyahu dalam wawancara tersebut, seperti dikutip dari kantor berita AFP, Kamis (4/6).

“Jadi, jika kita ingin menyelamatkan Lebanon, jika kita ingin mencapai perdamaian Lebanon-Israel, seperti yang saya inginkan, kita harus melucuti senjata Hizbullah dan melakukan demiliterisasi Lebanon. Saya tahu bahwa ini adalah tujuan yang sama antara presiden dan saya, dan itulah yang harus kami lakukan,” lanjutnya.

Netanyahu menolak mengungkapkan detail percakapan dengan Trump, namun menegaskan bahwa keduanya selalu menemukan cara untuk menyelesaikan perbedaan. “Kami memiliki banyak kesepakatan, kami sepakat pada hal-hal utama,” kata pemimpin Israel itu.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar