Patroli siskamling yang digelar Polsek Tambora bersama warga berhasil menggagalkan aksi tawuran di Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Dua orang remaja yang membawa senjata tajam jenis celurit diamankan dari lokasi kejadian.
Kedua remaja tersebut, masing-masing berusia 16 dan 17 tahun, tertangkap saat petugas melaksanakan patroli pada Rabu (3/6) dini hari. Mereka kedapatan membawa celurit yang dibungkus dalam sarung.
Saat menyadari kehadiran petugas, keduanya sempat berusaha melarikan diri sehingga terjadi aksi kejar-kejaran. Namun, upaya mereka gagal dan keduanya berhasil diamankan bersama barang bukti.
“Kedua remaja kami amankan setelah terlihat mencurigakan saat patroli. Mereka membawa celurit yang dibungkus sarung dan diduga hendak melakukan tawuran. Sempat terjadi kejar-kejaran dengan anggota sebelum akhirnya berhasil diamankan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Sudrajat Djumantara, dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua remaja tersebut berencana berkumpul dengan kelompok lain di kawasan Bandengan. Namun, sebelum tiba di lokasi, petugas berhasil menggagalkan rencana mereka.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan kelompok remaja lainnya. Dugaan adanya ajakan tawuran yang beredar melalui media sosial juga tengah diselidiki.
“Kami akan mendalami motif kedua remaja ini, termasuk kemungkinan adanya kelompok lain dan ajakan tawuran melalui media sosial,” jelasnya.
Polsek Tambora berencana berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk orang tua, sekolah, dan instansi terkait lainnya. Langkah pembinaan serta penanganan yang tepat akan dilakukan terhadap kedua remaja tersebut.
Artikel Terkait
Trump Akui Maki Netanyahu dalam Panggilan Telefon, Retakan Hubungan AS-Israel Mulai Terlihat
Peneliti UGM: Gas Hidrogen dari Limbah Pemotongan Ayam Diduga Picu Api Misterius di Sleman
Mobil Pengangkut Makan Bergizi Gratis Terjun ke Rumah Warga di Pati, Sandal Sopir Tersangkut Pedal Gas
Banggar DRI: Sejak Awal Kami Peringatkan BGN soal Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis