Nama Tarik Muharemovic, bek Timnas Indonesia yang menjadi tandem Jay Idzes di Sassuolo, mulai dikaitkan dengan dua raksasa Serie A, Inter Milan dan Juventus, pada bursa transfer musim panas ini. Ketertarikan kedua klub besar tersebut diakui pemain berpaspor Bosnia Herzegovina itu sebagai sebuah kehormatan, meskipun ia belum bisa memberikan pernyataan lebih jauh.
“Senang mendengar hal-hal itu, tetapi saat ini hanya ada Piala Dunia. Saya pernah berada di satu sisi (Juventus), dan saya bisa memikirkannya lebih lanjut di sana juga. Kita tidak pernah tahu, lalu kita lihat saja nanti,” ujar Muharemovic kepada SportMediaset, seperti dikutip pada Minggu (31/5/2026).
Muharemovic bukanlah wajah baru di lingkungan Juventus. Ia pernah membela Si Nyonya Tua setelah direkrut dari klub Austria, Wolfsberger AC, pada musim 2021/2022. Kala itu, pemain yang masih berusia 18 tahun tersebut diproyeksikan untuk memperkuat tim U-19 Juventus. Semusim berselang, ia naik pangkat ke skuad U-23 sebelum akhirnya dipinjamkan ke Sassuolo pada musim 2024/2025. Performa apiknya membuat Sassuolo mengambil opsi perekrutan permanen setahun kemudian.
Di sisi lain, pemain berusia 23 tahun itu mengaku siap menghadapi tantangan bermain untuk klub-klub besar pada musim depan. Ia menegaskan tidak akan menolak kesempatan tampil di Liga Champions, kompetisi yang menjadi impian banyak pemain.
“Saya terlahir siap untuk apa pun, tetapi saya masih di Sassuolo, bermain di Piala Dunia, lalu kita lihat saja nanti. Mustahil untuk tidak mengatakan bahwa Liga Champions adalah mimpi lain,” katanya.
Situasi semakin menarik karena Inter Milan dipastikan akan berlaga di Liga Champions musim depan, sementara Juventus hanya akan tampil di Liga Europa. Ketika ditanya apakah ia akan memilih Inter atau Juventus, Muharemovic mengaku belum bisa menjawab. “Saya tidak bisa menjawab itu. Saya harus memilih di mana saya merasa paling nyaman, di mana saya melihat diri saya selama bertahun-tahun. Saya tidak bisa mengatakan apakah saya akan bermain di Italia atau di luar negeri. Saya belum berbicara dengan agen saya,” ujarnya menambahkan.
Artikel Terkait
Puncak Ibadah Haji di Mina Berakhir, Seluruh Jamaah Indonesia Kembali ke Hotel di Makkah
Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
Fase Puncak Ibadah Haji di Mina Berakhir, Seluruh Jemaah Indonesia Kembali ke Makkah dengan Lancar
Pemulangan Jemaah Haji Indonesia Dimulai 1 Juni 2026, PPIH Diminta Jaga Pelayanan dan Empati