Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyatakan akan memberikan perhatian khusus pada percepatan pembangunan di Maluku Utara sebagai langkah strategis mengatasi ketimpangan ekonomi di wilayah tersebut. Pernyataan itu disampaikan AHY saat menerima kunjungan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda di Jakarta, Jumat (29/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, AHY mengapresiasi visi pembangunan yang kuat dan perencanaan matang yang telah disusun pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur akan mengoordinasikan berbagai usulan pembangunan dengan Bappenas, Kementerian Pekerjaan Umum, serta kementerian teknis lainnya.
“Kami melihat adanya visi yang kuat dan perencanaan yang matang. Kemenko Infrastruktur akan mengoordinasikan usulan ini dengan Bappenas, Kementerian PU, serta kementerian teknis lainnya agar pembangunan infrastruktur, khususnya jalan strategis, dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata AHY dalam keterangan tertulis, Jumat (29/5/2026).
Lebih lanjut, AHY menekankan pentingnya pendekatan pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Menurutnya, hal itu sejalan dengan target jangka panjang Maluku Utara untuk menjadi pusat pertumbuhan baru di Indonesia Timur pada 2029 sekaligus tuan rumah berbagai agenda nasional berbasis potensi pariwisata dan sumber daya alam.
Sementara itu, Gubernur Sherly Tjoanda memaparkan capaian pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif. Ia menyebutkan keberhasilan meraih sejumlah penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri, khususnya dalam penurunan angka stunting di enam kabupaten atau kota. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi Maluku Utara yang mencapai 34,3 persen jauh di atas rata-rata nasional dinilai menjadi indikator keberhasilan hilirisasi sumber daya mineral, terutama nikel.
Meskipun demikian, Sherly mengakui bahwa pihaknya masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam memeratakan kesejahteraan. “Namun, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah memastikan distribusi kesejahteraan berjalan lebih merata melalui penguatan infrastruktur dasar,” tutupnya.
Artikel Terkait
Persib dan Borneo FC Pasti Tampil di ASEAN Club Championship 2026-2027, Drawing Digelar di Jakarta
KPK Terbitkan Surat Edaran Antigratifikasi dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 2.000 Meter Disertai Awan Panas
Jalan Lenteng Agung Ambles, Dishub Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas Menuju Depok