Kemacetan parah melanda Jalan Lenteng Agung Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat, 29 Mei 2026, akibat amblesnya badan jalan di sekitar halte bus TransJakarta SMAN 109 Jakarta. Peristiwa ini memicu kepadatan kendaraan yang merambat hingga ke titik-titik strategis di kawasan tersebut.
Sejak pukul 09.00 WIB, arus lalu lintas terlihat padat merayap dari Jalan Lontar menuju Lenteng Agung Raya, khususnya arah Depok atau Universitas Indonesia. Para pengendara sepeda motor terlihat menyelinap di celah-celah sempit antarmobil demi mempercepat perjalanan. Bus TransJakarta pun hanya bisa melaju perlahan hingga tiba di halte yang terdampak. Sejumlah penumpang memilih turun lebih awal di Stasiun Lenteng Agung untuk menghindari kemacetan yang berkepanjangan.
"Rute cuma sampai Wijaya Kusuma, nanti puter balik ke Universitas Pancasila," ujar Muhammad Arif, seorang warga yang melintas di lokasi.
Kemacetan ini terjadi pada hari kedua setelah perayaan Idul Adha, momen yang biasanya meningkatkan volume kendaraan di jalan raya. Kondisi tersebut semakin diperparah dengan adanya kejadian warga yang terjatuh ke lubang akibat amblasnya jalan.
"Ada warga yang nyemplung karena lawan arah, alhasil menghubungi Damkar Jaksel, lalu gotong royong sama Bina Marga dan warga lain," kata Ijoel atau Rafli Zulkarnaen, seorang relawan warga setempat.
Dampak dari amblesnya jalan ini tidak hanya dirasakan oleh pengguna kendaraan pribadi, tetapi juga oleh pengguna transportasi umum. TransJakarta terpaksa melakukan penyesuaian rute untuk sementara waktu. Rute D21 Lebak Bulus–UI Depok diperpendek menjadi Lebak Bulus–Bus Stop Wijaya Kusuma, sehingga tidak melayani pemberhentian di sekitar SMAN 38 hingga Universitas Indonesia.
"Sementara tidak melayani bus stop SMAN 38 sampai di Universitas Indonesia," demikian pernyataan resmi yang diunggah melalui akun media sosial TransJakarta.
Selain itu, rute 4B Stasiun Manggarai–Universitas Indonesia juga mengalami perpendekan rute menjadi Stasiun Manggarai–Bus Stop Wijaya Kusuma. Penumpang yang biasa turun di halte SMAN 38 hingga Universitas Indonesia untuk sementara tidak dapat dilayani hingga kondisi jalan dinyatakan aman kembali.
Artikel Terkait
Menteri PKP Luncurkan Program Bedah Rumah BSPS 2026 di Sulawesi, Alokasi Sultra Naik Hingga 8.973 Unit
KPK Terbitkan Surat Edaran Larang Gratifikasi dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
BMKG Deteksi Siklon Tropis Jangmi di Laut Filipina, Berpotensi Picu Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia
Iran Tuding AS Beralih ke Perang Ekonomi dan Kognitif setelah Gagal di Medan Tempur