Konflik AS-Iran Kembali Memanas, DPR Desak Pemerintah Antisipasi Gangguan Pasokan Energi

- Jumat, 29 Mei 2026 | 08:40 WIB
Konflik AS-Iran Kembali Memanas, DPR Desak Pemerintah Antisipasi Gangguan Pasokan Energi

Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran kembali pecah setelah beberapa pekan masa gencatan senjata, mendorong Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono mendesak Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi gangguan pasokan energi nasional.

Dave Laksono menyebut bahwa pecahnya kembali perang tersebut merupakan indikasi nyata dari kerapuhan stabilitas di kawasan Timur Tengah. Menurutnya, situasi ini tidak bisa dianggap remeh mengingat posisi strategis Indonesia sebagai negara pengimpor energi.

"Perkembangan terbaru di Timur Tengah, khususnya pecahnya kembali konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran setelah masa gencatan senjata, menegaskan betapa rapuhnya stabilitas kawasan tersebut," kata Dave saat dihubungi, Jumat (29/5/2026).

Sementara itu, ia juga menyoroti saling balas serangan antara kedua negara di Selat Hormuz, jalur pelayaran yang menjadi titik krusial bagi distribusi minyak dunia. Dave menegaskan bahwa konflik di lokasi tersebut akan berdampak langsung terhadap Indonesia.

"Saling balas serangan, termasuk di jalur strategis Selat Hormuz, jelas menimbulkan dampak serius bagi keamanan global dan kelancaran perdagangan internasional, yang secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap kepentingan Indonesia," ucapnya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags