Iran Pindahkan Markas Piala Dunia 2026 ke Tijuana, Hindari Komplikasi Visa AS

- Minggu, 24 Mei 2026 | 09:00 WIB
Iran Pindahkan Markas Piala Dunia 2026 ke Tijuana, Hindari Komplikasi Visa AS

Tim nasional sepak bola Iran resmi memindahkan markas pelatihan mereka untuk Piala Dunia 2026 dari Arizona, Amerika Serikat, ke kota perbatasan Tijuana, Meksiko, setelah mendapatkan persetujuan dari FIFA. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, melalui sebuah pernyataan video yang diunggah di kanal media sosial resmi federasi pada Sabtu lalu.

“Kami akan bermarkas di kamp Tijuana, yang dekat dengan Samudra Pasifik dan berada di perbatasan antara Meksiko dan Amerika Serikat,” ujar Taj dalam video tersebut. Ia menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menghindari komplikasi terkait visa yang muncul menyusul ketegangan politik akibat perang antara Amerika Serikat dan Israel di Iran. Dengan markas baru ini, tim dijadwalkan dapat terbang langsung menuju Meksiko menggunakan maskapai nasional Iran Air.

Dalam jadwal yang telah ditetapkan, Iran akan memainkan dua pertandingan pertama Grup G di Los Angeles. Mereka dijadwalkan menghadapi Selandia Baru pada 15 Juni dan Belgia pada 21 Juni, sebelum akhirnya bertemu Mesir di Seattle pada 26 Juni. Taj menambahkan bahwa jarak tempuh dari Tijuana ke Los Angeles hanya sekitar 55 menit penerbangan, lebih dekat dibandingkan kamp pelatihan yang sebelumnya direncanakan di Arizona.

Keputusan ini muncul setelah berbulan-bulan Iran menghadapi ketidakpastian terkait pengaturan perjalanan dan keamanan selama turnamen. Piala Dunia edisi kali ini akan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Sebelumnya, Iran sempat meminta agar pertandingan mereka dipindahkan dari wilayah Amerika Serikat.

Para pejabat Iran mengungkapkan bahwa para pemain dan staf pelatih belum juga menerima visa Amerika Serikat, meskipun turnamen tinggal menghitung hari. Proses pengajuan visa baru dimulai saat tim berada di Turki untuk menjalani pemusatan latihan pra-turnamen. Situasi ini mendorong federasi untuk meminta jaminan dari FIFA terkait visa, keamanan, dan perlakuan terhadap delegasi Iran selama berada di Amerika Serikat.

Sebagai persiapan akhir, Iran dijadwalkan menjalani laga uji coba melawan Gambia pada 29 Mei. Pelatih Amir Ghalenoei akan mengumumkan skuad final yang terdiri dari 26 pemain sebelum batas waktu yang ditetapkan FIFA pada 1 Juni. Turnamen Piala Dunia sendiri akan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar