Sebuah markas militer di pinggiran Bushehr, Iran, menjadi sasaran serangan proyektil yang disebut-sebut berasal dari Amerika Serikat dan Israel. Peristiwa itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran.
Wakil Gubernur Bushehr, Ehsan Jahanian, mengonfirmasi serangan tersebut pada Kamis (9/7) waktu setempat. "Beberapa saat yang lalu, sebuah markas militer di pinggiran Bushehr diserang dan dihantam oleh proyektil musuh Amerika-Zionis," katanya, seperti dikutip kantor berita pemerintah IRNA.
Namun, seorang pejabat pertahanan Amerika Serikat membantah adanya operasi militer AS terhadap Iran. Pejabat tersebut menegaskan bahwa militer AS saat ini tidak melakukan serangan apa pun terhadap Iran.
Sebelumnya, AS dilaporkan membombardir sebuah jembatan kereta api strategis di Iran bagian utara. Jembatan Kereta Ogtay Khan di Provinsi Golestan itu dihantam rudal jelajah AS pada Kamis pagi. Jembatan tersebut merupakan bagian vital dari jalur logistik perdagangan menuju China, Rusia, dan Turkmenistan.
Artikel Terkait
AS Bombardir Jembatan Kereta Api Strategis di Iran Utara
Menlu Sugiono dan Ketua MPR Berangkat ke Iran Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei
Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Strategis Iran yang Hubungkan China dan Rusia
Iran Balas Serangan AS, Targetkan Infrastruktur Militer di Timur Tengah