Pemprov Jabar Luncurkan Program Sekolah Maung untuk Siswa Berprestasi dan Kurang Mampu

- Rabu, 20 Mei 2026 | 08:40 WIB
Pemprov Jabar Luncurkan Program Sekolah Maung untuk Siswa Berprestasi dan Kurang Mampu

Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan program pendidikan baru bertajuk Sekolah Maung, sebuah inisiatif yang dirancang untuk mewadahi siswa-siswa berbakat, berprestasi, dan memiliki semangat pengembangan diri yang tinggi. Program ini merupakan akronim dari Sekolah Manusia Unggul dan dibangun di atas nilai-nilai Pancawaluya, yaitu cageur, bageur, bener, pinter, dan singer.

Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kokoh dalam menghadapi tantangan masa depan. “Sekolah Maung hadir bukan sekadar mencetak siswa yang jago secara akademik, tapi juga membentuk karakter yang tangguh untuk menghadapi masa depan,” demikian pernyataan resmi Dinas Pendidikan Jawa Barat yang diunggah melalui akun Instagram @disdikjabar pada Rabu, 20 Mei 2026.

Program Sekolah Maung juga dihadirkan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi siswa berprestasi dari berbagai daerah di Jawa Barat. Di sisi lain, inisiatif ini bertujuan menghidupkan kembali sekolah-sekolah unggulan negeri sekaligus memastikan siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan akses terhadap pendidikan terbaik.

Untuk tahun 2026, sejumlah SMA dan SMK negeri di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat telah ditetapkan sebagai bagian dari program ini. Di Kabupaten Bogor, misalnya, terdapat SMAN 2 Cibinong dan SMK Negeri 1 Cibinong. Sementara itu, di Kota Bogor, sekolah yang tergabung meliputi SMAN 1 Bogor dan SMK Negeri 3 Bogor. Kota Depok hanya memiliki satu sekolah, yaitu SMAN 1 Depok, sedangkan Kota Bekasi mencatatkan SMAN 1 Bekasi dan SMK Negeri 2 Kota Bekasi.

Di wilayah lain, Kabupaten Bekasi diwakili oleh SMAN 2 Tambun Selatan, Kabupaten Subang oleh SMAN 1 Subang, dan Kabupaten Purwakarta oleh SMAN 1 Purwakarta. Kabupaten Karawang menunjuk SMAN 5 Karawang, sementara Kota Sukabumi memiliki SMAN 2 Kota Sukabumi, dan Kabupaten Sukabumi mencatatkan SMAN 1 Pelabuhanratu serta SMK Negeri 1 Cibadak. Kabupaten Bandung Barat turut serta melalui SMAN 1 Cisarua, dan Kabupaten Cianjur melalui SMAN 1 Cianjur serta SMK Negeri 1 Pacet.

Di kawasan Bandung Raya, Kota Bandung menempatkan SMAN 3 Bandung dan SMAN 5 Bandung, Kota Cimahi menghadirkan SMAN 3 Cimahi dan SMK Negeri 1 Cimahi, sedangkan Kabupaten Bandung menyertakan SMAN 1 Soreang dan SMK Negeri 1 Katapang. Kabupaten Sumedang diwakili oleh SMAN 1 Sumedang, Kabupaten Majalengka oleh SMAN 1 Majalengka dan SMK Negeri 1 Majalengka, serta Kabupaten Indramayu oleh SMAN 1 Sindang.

Sementara itu, di wilayah Cirebon dan sekitarnya, Kota Cirebon menunjuk SMAN 2 Cirebon, Kabupaten Cirebon memiliki SMAN 1 Palimanan dan SMK Negeri 1 Mundu, serta Kabupaten Kuningan menyertakan SMAN 2 Kuningan. Di kawasan Priangan Timur, Kabupaten Garut diwakili oleh SMAN 1 Garut dan SMK Negeri 1 Garut, Kota Tasikmalaya oleh SMAN 1 Tasikmalaya dan SMK Negeri 2 Tasikmalaya, serta Kabupaten Tasikmalaya oleh SMAN 1 Singaparna. Kabupaten Ciamis mencatatkan SMAN 1 Ciamis, Kota Banjar memiliki SMAN 1 Banjar, dan Kabupaten Pangandaran diwakili oleh SMAN 1 Parigi.

Bagi siswa yang berminat mengikuti program ini, Dinas Pendidikan Jawa Barat telah menetapkan jadwal Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung 2026. Proses dimulai dengan pembagian akun pada 18 hingga 22 Mei 2026, dilanjutkan pendaftaran pada 25, 26, 28, dan 29 Mei 2026. Verifikasi berkas berlangsung dari 25 Mei hingga 2 Juni 2026, sedangkan uji kompetensi dan penanganan masalah dijadwalkan pada 3 Juni 2026. Rapat pleno dewan guru dan kepala sekolah digelar pada 4 Juni 2026, diikuti koordinasi antara kepala sekolah dan cabang dinas pada 5 Juni 2026. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan pada 8 Juni 2026, dan pendaftaran ulang dilaksanakan pada 9 hingga 10 Juni 2026.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar