Momen menegangkan sekaligus menggelikan terjadi di ruas Tol Batang, Jawa Tengah, ketika sebuah sepeda motor yang ditumpangi tiga orang nekat masuk dan melaju melawan arah. Peristiwa yang terekam dan viral di media sosial itu sontak memicu kekhawatiran publik akan lemahnya pengawasan di jalan tol yang seharusnya steril dari kendaraan roda dua.
Dalam unggahan akun Instagram @lokal.batang, tampak seorang pengendara motor membonceng dua penumpang dewasa dan seorang anak kecil yang duduk di tengah. Mereka melaju di jalur tol tanpa helm dan tanpa rasa khawatir, meskipun arus kendaraan di sekitarnya cukup padat. "Duh ngeri lur. Momen yang bikin geleng kepala sekaligus waswas terjadi di KM 350 Tol Batang. Seorang pengendara motor terlihat nekat masuk ke jalur tol dan melaju lawan arah. Belum diketahui pasti apa tujuan pengendara tersebut hingga bisa berada di lokasi yang seharusnya steril dari kendaraan roda dua," demikian bunyi narasi dalam unggahan tersebut.
Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang, Nasrullah, membenarkan kejadian itu. Ia menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada Jumat, 15 Mei 2026, sekitar pukul 12.14 WIB. Pihaknya pun langsung menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. "PT Jasamarga Semarang Batang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul sehubungan dengan adanya kendaraan roda dua yang memasuki Ruas Jalan Tol Batang Semarang melalui Gerbang Tol Kandeman," ujar Nasrullah dalam keterangannya.
Menurut penjelasan Nasrullah, pengendara motor tersebut masuk melalui Gerbang Tol Kandeman, Kabupaten Batang. Petugas di gerbang tol sempat memanggil dan berusaha menghentikan laju motor itu saat hendak memasuki pintu tol. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Informasi mengenai pelanggaran itu kemudian diteruskan kepada petugas Mobile Customer Service (MCS), petugas keamanan, dan Sentra Komunikasi (Senkom) untuk penanganan lebih lanjut.
Sekitar pukul 12.31 WIB, pengendara beserta kendaraannya akhirnya diamankan dan dibawa ke Kantor Gerbang Tol Kandeman untuk dimintai keterangan. Saat diinterogasi, pengendara mengaku tidak menyadari bahwa dirinya telah memasuki ruas tol. "Berdasarkan penjelasan pengendara, yang bersangkutan mengaku tidak mengetahui bahwa dirinya telah memasuki ruas tol dan tidak mendengar teguran dari petugas maupun pengguna jalan," ungkap Nasrullah.
Sementara itu, pihak pengelola tol masih melakukan evaluasi terhadap prosedur pengamanan di gerbang masuk untuk mencegah kejadian serupa terulang. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pengawasan di titik rawan seperti gerbang tol harus diperketat, mengingat risiko kecelakaan fatal yang dapat terjadi akibat kelalaian semacam ini.
Artikel Terkait
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green 95 per 10 Juni 2026
The Super Mario Galaxy Movie Tembus Satu Miliar Dolar AS di Box Office Global
OJK: Program Penjaminan Polis Jadi Fondasi Baru Perlindungan Pemegang Polis
Joey Pelupessy Akui Duet dengan Ivar Jenner di Lini Tengah Timnas Indonesia Mulai Tumbuh