Trump Klaim China Setuju Beli 200 Pesawat Boeing, Berpotensi Tambah Hingga 750 Unit

- Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:50 WIB
Trump Klaim China Setuju Beli 200 Pesawat Boeing, Berpotensi Tambah Hingga 750 Unit

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim bahwa China telah menyetujui pembelian 200 unit pesawat jet Boeing, dengan potensi peningkatan pesanan hingga mencapai 750 unit. Dalam pernyataannya, Trump menambahkan bahwa pesawat-pesawat tersebut akan menggunakan mesin produksi GE Aerospace. Klaim ini disampaikan Trump dalam wawancara dengan Fox News, sebagaimana dilaporkan oleh Reuters pada Sabtu, 16 Mei 2026.

"Kesepakatan itu mencakup sekitar 200 pesawat dan janji hingga 750 jika mereka melakukan pekerjaan dengan baik," ujar Trump dalam kesempatan tersebut. Meski demikian, detail lebih lanjut mengenai jenis pesawat dan jadwal pengiriman belum tersedia hingga saat ini.

Jika terealisasi, pesanan ini akan menjadi kesepakatan besar pertama antara Boeing dan China dalam hampir satu dekade terakhir. Selama periode tersebut, produsen pesawat asal Amerika Serikat itu nyaris tersingkir dari pasar penerbangan terbesar kedua di dunia akibat ketegangan dagang yang berkepanjangan antara Beijing dan Washington.

Boeing sendiri menyatakan bahwa kesepakatan tersebut masih bersifat "komitmen awal" untuk 200 pesawat. Perusahaan berharap akan ada komitmen tambahan setelah tahap awal ini berjalan. Dalam praktik bisnisnya, Boeing biasanya menggunakan istilah "komitmen" untuk merujuk pada kesepakatan awal yang belum difinalisasi dan belum dimasukkan ke dalam daftar pesanan resmi perusahaan.

Sementara itu, Boeing menegaskan bahwa pihaknya kini menantikan untuk terus memenuhi permintaan pesawat dari China. CEO Boeing, Kelly Ortberg, dan CEO GE Aerospace, Larry Culp, termasuk dalam rombongan eksekutif AS yang mendampingi Trump ke China. Kehadiran mereka bertujuan untuk mengamankan kesepakatan atau menyelesaikan sengketa bisnis yang masih berlangsung.

Dalam wawancara di acara Special Report with Bret Baier di Fox News, Trump menyebutkan bahwa pesanan Boeing dari China mencakup model 777 dan 737. Di sisi lain, bagi China, pesanan dalam jumlah besar seperti ini dinilai strategis untuk memastikan kapasitas pengembangan pasar penerbangannya, terutama mengingat produksi pesawat domestik COMAC C919 masih belum mencapai target ambisius yang ditetapkan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar