Duel Dua Bomber Bernama Tanque Warnai Laga Krusial PSM vs Persib di Parepare

- Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:31 WIB
Duel Dua Bomber Bernama Tanque Warnai Laga Krusial PSM vs Persib di Parepare

Persaingan menuju gelar juara Super League 2025/2026 antara Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda memang memanas, namun di balik rivalitas papan atas itu, terselip sebuah narasi personal yang mewarnai duel PSM Makassar kontra Persib di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (17/5/2026). Cerita itu berpusat pada dua bomber asal Amerika Latin yang sama-sama menyandang nama belakang identik: Alex Tanque dan Ramon Tanque. Kedua striker dengan nasib berbeda ini membawa obsesi yang sama besarnya, menjadikan laga krusial pekan ke-33 tersebut sebagai panggung pembuktian terakhir mereka musim ini.

Bagi Alex Tanque, pertandingan melawan Persib bukanlah sekadar laga biasa. Penyerang asal Brasil itu merasa kesempatan ini adalah momen pamungkas untuk menunjukkan bahwa dirinya masih layak menjadi bagian penting dari skuad PSM Makassar pada musim depan. Sejak didatangkan, ekspektasi publik Pasukan Ramang terhadapnya memang belum sepenuhnya terpenuhi. Musim ini menjadi perjalanan yang tidak mudah bagi Alex; ia kerap kesulitan menemukan performa terbaik akibat adaptasi permainan, tekanan suporter, dan inkonsistensi lini serang tim. Namun, momentum penting akhirnya tiba ketika ia berhasil memecah kebuntuan dengan mencetak gol ke gawang Persib Bandung, seolah memberikan napas baru bagi kariernya di usia 31 tahun.

Di tengah rumor perombakan skuad PSM dan potensi eksodus sejumlah pemain asing, Alex Tanque sadar bahwa dirinya tengah berada dalam situasi penuh tanda tanya. Pertandingan melawan Persib pun terasa sangat personal baginya. Ia bertekad membuktikan bahwa dirinya masih pantas dipertahankan, terlebih PSM sendiri masih memburu posisi terbaik di klasemen akhir meski sudah aman dari ancaman degradasi. Atmosfer Stadion Gelora BJ Habibie diperkirakan menjadi panggung ideal bagi Alex untuk kembali membangun kepercayaan publik, apalagi Persib datang dalam kondisi tidak sempurna.

Maung Bandung dipastikan kehilangan beberapa pilar penting, seperti Federico Barba dan Luciano Guaycochea, akibat akumulasi kartu. Layvin Kurzawa juga masih dibekap cedera, sementara pelatih kepala Bojan Hodak tidak bisa mendampingi tim dari sisi lapangan karena hukuman serupa. Situasi itu membuka peluang bagi lini depan PSM untuk tampil lebih agresif, dan Alex Tanque tampaknya ingin menjadi sosok utama dalam momen tersebut. Namun, di sisi lain, Persib memiliki striker yang datang dengan obsesi besar sendiri: Ramon Tanque.

Jika Alex berjuang untuk menyelamatkan masa depannya, Ramon Tanque justru hadir di Parepare dengan mimpi membawa Persib selangkah lebih dekat menuju gelar juara. Saat ini, Persib dan Borneo FC Samarinda masih bersaing ketat di papan atas klasemen, membuat setiap poin menjadi sangat menentukan. Ramon Tanque memahami betul bahwa laga ini bukan sekadar pertandingan tandang biasa; ia ingin menjadi pembeda. Penyerang asal Brasil tersebut memang belum selalu menjadi sorotan utama musim ini, namun keberadaannya tetap penting sebagai opsi lini depan, terutama ketika tim membutuhkan kekuatan fisik dan duel udara dalam pertandingan ketat.

Laga di Parepare diprediksi akan berjalan keras. PSM dikenal sangat agresif ketika bermain di kandang sendiri, dengan dukungan suporter dan tekanan atmosfer stadion yang sering menyulitkan lawan. Karena itu, Ramon Tanque kemungkinan akan menjadi salah satu senjata penting Persib untuk meredam tekanan sekaligus mencari gol krusial. Persib sendiri sudah tiba di Parepare sejak Sabtu sore, dengan skuad yang langsung disambut sejumlah fans di Stadion Gelora BJ Habibie. Tanpa kehadiran Bojan Hodak, rombongan dipimpin asisten pelatih Igor Tolic, dan para pemain langsung menjalani sesi latihan resmi yang diisi dengan passing, sprint ringan, hingga simulasi permainan.

Keputusan datang lebih awal ke Sulawesi Selatan diambil untuk mengantisipasi kelelahan akibat perjalanan panjang menuju Parepare. Menurut Bojan Hodak, langkah ini penting agar pemain memiliki waktu pemulihan yang cukup sebelum pertandingan penentu. “Situasi ini sangat penting karena laga melawan PSM bisa menjadi penentu langkah kami dalam perebutan gelar,” ujarnya sebelumnya. Kini, sorotan tertuju kepada dua sosok bernama “Tanque”. Alex Tanque ingin menjadikan laga ini sebagai bukti bahwa dirinya belum habis bersama PSM Makassar, sementara Ramon Tanque datang membawa obsesi membantu Persib mengunci mimpi juara di tanah Sulawesi. Dua striker Latin dengan dua ambisi berbeda, dan satu panggung besar bernama Stadion Gelora BJ Habibie yang siap menjadi saksi apakah malam di Parepare akan menjadi awal kebangkitan atau justru akhir dari perjalanan mereka musim ini.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar