Kylian Mbappe menjadi sasaran kemarahan para pendukung Real Madrid yang bahkan menuntut pemain asal Prancis itu segera didepak dari Santiago Bernabeu. Kemarahan itu dipicu oleh pernyataan kontroversial sang striker dalam sebuah wawancara usai kemenangan 2-0 atas Real Oviedo, di mana ia masuk sebagai pemain pengganti dan mendapat sorakan negatif dari suporter.
Dalam wawancara tersebut, mantan bintang Paris Saint-Germain itu mengungkapkan bahwa pelatih Alvaro Arbeloa telah memberitahunya bahwa ia hanya menjadi pilihan keempat di lini depan, di bawah Franco Mastantuono, Vinicius Junior, dan Gonzalo Garcia. “Saya menerima keputusan itu dan akan bekerja keras untuk kembali ke susunan pemain inti,” ujar Mbappe, Jumat (15/5/2026).
Namun, pernyataan itu langsung dibantah keras oleh Arbeloa. Pelatih Real Madrid itu menegaskan tidak pernah menyampaikan hal tersebut kepada Mbappe. “Saya pelatih dan saya yang menentukan siapa yang bermain. Saya tidak pernah mengatakan dia penyerang pilihan keempat,” tegas Arbeloa.
Sementara itu, kemurkaan fans Real Madrid tidak berhenti pada sorakan di stadion. Sebuah petisi daring yang menuntut kepergian Mbappe dari klub pun muncul dan diklaim telah mengumpulkan lebih dari 73 juta tanda tangan. Meski demikian, keabsahan jumlah tersebut masih dipertanyakan.
Di tengah tekanan besar yang membelit Mbappe, kabar mengejutkan justru datang dari kursi kepelatihan. Jose Mourinho disebut telah mencapai kesepakatan dengan presiden klub, Florentino Perez, untuk kembali menangani Real Madrid. Salah satu agenda utama pelatih asal Portugal itu adalah memulihkan hubungan Mbappe dengan suporter. Mourinho tetap menilai pemain berusia 27 tahun tersebut sebagai aset penting yang tidak boleh dilepas.
Real Madrid dan Mourinho dikabarkan sepakat untuk tidak menjual Mbappe. Di sisi lain, sang penyerang pun bertekad membungkam kritik dan membuktikan diri sebagai bintang utama Los Blancos di tengah hiruk-pikuk situasi yang memanas.
Artikel Terkait
Mitratel Raih Fasilitas Kredit Hijau Rp500 Miliar dari HSBC untuk Kembangkan Infrastruktur Digital Berkelanjutan
Perlintasan Kereta Liar di Antara Stasiun Cawang-Tebet Resmi Ditutup demi Keselamatan
Pemerintah Pastikan Pemulihan Menyeluruh bagi Korban Pelecehan Seksual di Ponpes Pati
Zarubezhneft Pastikan Proyek Blok Tuna di Natuna Berlanjut Juni 2026