Trump yakin AS masih bisa kuasai uranium Iran yang terkubur reruntuhan fasilitas nuklir

- Jumat, 15 Mei 2026 | 11:50 WIB
Trump yakin AS masih bisa kuasai uranium Iran yang terkubur reruntuhan fasilitas nuklir

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan keyakinannya bahwa pemerintahannya masih dapat menguasai uranium yang diperkaya milik Iran. Ia meyakini material nuklir tersebut masih terkubur di bawah reruntuhan fasilitas nuklir bawah tanah Iran yang hancur akibat serangan militer AS pada Juni 2025.

Trump menegaskan bahwa Iran tidak boleh melanjutkan program pengayaan uranium dalam bentuk apa pun, termasuk untuk tujuan damai. Sikap tegas itu disampaikan dalam wawancara dengan Fox News yang dikutip pada Jumat (15/5/2026).

"Kita menjatuhkan bom, setiap bom itu jatuh… seluruh gunung runtuh di atas lokasi itu. Mereka menyaksikan pada awalnya, dan mereka mengatakan tidak mungkin siapa pun dapat mencapai debu nuklir itu, tapi saya lebih suka untuk mendapatkannya," ujar Trump.

"Saya sampaikan kepada mereka (Iran) bahwa jika mereka mengirim pasukan ke sana untuk berusaha (mengambil uranium), yang akan kami lakukan hanya mengebom beberapa kali, dan itu akan menjadi akhir dari semuanya," katanya.

Trump menegaskan bahwa AS terus memantau seluruh fasilitas nuklir Iran secara penuh waktu, terutama lokasi yang menjadi sasaran serangan pada 22 Juni 2025. Pemantauan itu dilakukan untuk memastikan tidak ada aktivitas pengambilan material nuklir oleh pihak Iran.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar