Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan bergerak di zona negatif pada perdagangan hari ini, Selasa (12/5/2026), meskipun laju pelemahannya diprediksi terbatas. Pasar tengah berupaya keras mempertahankan level support kritis di kisaran 6.880, yang dinilai menjadi penentu arah pergerakan selanjutnya.
Pada perdagangan sebelumnya, Senin (11/5/2026), IHSG ditutup melemah 63,78 poin atau 0,92 persen ke posisi 6.905,62. Pelemahan ini, menurut analis, membuat indeks kembali menguji garis support trendline yang sebelumnya sempat memberikan sinyal pembalikan arah pada April 2026.
William Hartanto, Technical Analyst dari WH Project, menilai bahwa meskipun belum terbentuk pola teknikal yang signifikan, IHSG masih memiliki peluang untuk mempertahankan fase reversal. Syarat utamanya, indeks harus mampu bertahan di atas level 6.880.
“IHSG mencoba bertahan agar tidak kembali masuk ke tren utama pelemahan yang terbentuk sejak awal tahun,” tulis William dalam risetnya, Senin (11/5/2026).
Menurut dia, posisi IHSG yang masih bergerak di atas area support menjadi indikasi bahwa tekanan jual mulai mereda. Meski demikian, kondisi jenuh jual atau oversold yang terjadi belum cukup kuat untuk memicu pembalikan arah secara cepat dalam waktu dekat.
William menambahkan, peluang reversal masih terbuka apabila pergerakan indeks mampu menjaga trendline support yang telah diperbarui dalam analisis teknikal terbaru.
Dalam kesempatan yang sama, analis juga merekomendasikan sejumlah saham secara teknikal untuk dicermati. Saham GJTL direkomendasikan sebagai posisi beli dengan estimasi target harga di kisaran 1.300 hingga 1.350, serta support di level 1.210 dan resistance di 1.300. Saham TOTL juga masuk dalam rekomendasi beli dengan target harga 1.300 hingga 1.400, support 1.200, dan resistance 1.300. Sementara itu, saham BBTN direkomendasikan beli dengan target harga 1.400 hingga 1.500, support di level 1.300, dan resistance di 1.400.
Artikel Terkait
Pengendara Motor yang Halangi Ambulans di Depok Akhirnya Ditangkap Polisi
PSM Makassar vs Persib Bandung: Yuran Fernandes Jadi Penentu di Laga Penentu Gelar Super League
KRL Serpong–Tanah Abang Alami Gangguan Teknis di Stasiun Serpong, Perjalanan Terganggu
Conte Kecewa Berat Usai Napoli Kalah Dramatis dari Bologna, Peringatkan Kelemahan Sistemik yang Berulang