PPIH Imbau Jemaah Haji Indonesia Jaga Kondisi Fisik dan Kendalikan Penyakit Bawaan di Tanah Suci

- Selasa, 12 Mei 2026 | 04:45 WIB
PPIH Imbau Jemaah Haji Indonesia Jaga Kondisi Fisik dan Kendalikan Penyakit Bawaan di Tanah Suci

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengingatkan para jemaah calon haji Indonesia untuk lebih disiplin dalam menjaga kondisi fisik selama berada di Tanah Suci, terutama dengan mengontrol penyakit penyerta atau komorbid dan menghindari aktivitas berlebihan demi kelancaran ibadah.

Kepala Seksi Kesehatan Daker Makkah PPIH Arab Saudi, Edi Supriyatna, menekankan bahwa kemampuan beradaptasi dengan cuaca dan lingkungan di Makkah menjadi faktor krusial bagi para jemaah. Ia mengingatkan agar jemaah tidak memaksakan diri hingga kelelahan, karena kondisi tersebut dapat memicu gangguan kesehatan yang berujung pada ketidakmampuan menjalankan ibadah secara optimal.

"Harapannya kita menyesuaikan dengan situasi di sini. Artinya, jangan memaksa tenaga sampai kita lelah. Karena kalau sudah lelah, akan terjadi gangguan kesehatan yang berakibat tidak bisa melakukan ibadah dengan baik," ujar Edi di Makkah, Minggu (11/5/2026).

Menurutnya, menjaga kondisi fisik sejak awal kedatangan menjadi langkah strategis agar jemaah tidak mengalami penurunan kesehatan menjelang puncak rangkaian ibadah haji. Hal ini dinilai penting mengingat prosesi ibadah membutuhkan stamina yang prima.

Sementara itu, PPIH mencatat bahwa jemaah gelombang kedua yang baru tiba di Makkah dari Jeddah masih memerlukan perhatian khusus terkait penyakit bawaan yang dibawa dari Indonesia. Beberapa penyakit yang paling sering ditemukan di antaranya tekanan darah tinggi, diabetes, dan gangguan jantung.

Oleh karena itu, jemaah diminta untuk tetap rutin mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter, menjaga pola istirahat yang cukup, serta tidak memforsir aktivitas fisik selama menjalani rangkaian ibadah. Disiplin dalam mengelola kesehatan menjadi kunci agar seluruh prosesi dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags