Penantian panjang selama 588 hari akhirnya berakhir bagi Jorge Martin. Pembalap Aprilia Racing itu sukses menjuarai MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Bugatti, Le Mans, dan mengaku kemenangan tersebut memiliki makna besar dalam perjalanan kariernya.
Martin tampil impresif pada balapan utama, Minggu (10/5/2026) malam. Ia mampu menjaga performa sepanjang lomba hingga finis di posisi pertama. Sebelumnya, pembalap asal Spanyol itu juga merebut podium pertama dalam sprint race. Dua hasil positif ini menjadi sinyal kuat kebangkitan juara MotoGP 2024 tersebut bersama tim barunya.
Kemenangan di Le Mans sekaligus mengakhiri paceklik kemenangan Martin di balapan utama. Terakhir kali ia naik podium tertinggi saat menjuarai MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika pada September 2024. Kala itu, Martin masih membela Ducati Pramac. Situasi berubah drastis setelah ia mengalami masa sulit dan sempat absen panjang sepanjang musim 2025.
Martin mengungkapkan, kemenangan di Prancis terasa spesial karena berkaitan erat dengan perjalanannya bersama Aprilia Racing. Ia bahkan sempat ingin meninggalkan tim akibat kondisi sulit yang dialaminya.
“Saya ingat pernah berada di sini (Prancis) dan mengatakan kepada Massimo (Rivola) bahwa saya ingin pergi. Karena pada saat itu, saya pikir itu adalah pilihan terbaik,” kata Martin.
Namun, situasi berubah setelah Aprilia tetap memberikan dukungan penuh. Pembalap berjuluk Martinator itu akhirnya memilih bertahan dan kini mulai menikmati hasil kerja kerasnya.
“Tapi sekarang saya berterima kasih kepada Massimo karena telah mempertahankan saya. Saya berterima kasih atas keputusan saya untuk akhirnya menghentikan pertarungan dan tetap di Aprilia. Dan saya sangat senang bahwa semuanya berjalan ke arah yang benar,” sambungnya.
Martin menilai kemenangan di Le Mans menjadi bukti penting dari proses panjang yang ia jalani bersama Aprilia Racing. Ia juga mengaku banyak belajar dari masa-masa sulit selama cedera dan penurunan performa.
“Saya bersyukur atas semua yang telah terjadi pada saya, karena itu membentuk saya menjadi pria seperti sekarang ini. Itu hanyalah bagian dari proses kehidupan,” tandasnya.
Artikel Terkait
Kemensos Dalami Dugaan Mark-Up Pengadaan Sepatu Program Sekolah Rakyat, Target Investigasi Tuntas Pekan Depan
AC Milan Kalah Dramatis dari Atalanta, Allegri Minta Tim Fokus Hadapi Laga Penentuan Lawan Genoa
Netanyahu Tegaskan Uranium Iran Harus ‘Dihilangkan’ Sebelum Perang Dinyatakan Berakhir
Polri Mutasi 108 Perwira, 9 Kapolda dan Kalemdiklat Diganti