Kepala Badan Gizi Nasional Bantah Harga Motor Listrik Program Gizi Rp58 Juta

- Rabu, 08 April 2026 | 17:50 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional Bantah Harga Motor Listrik Program Gizi Rp58 Juta

Beredar kabar soal harga motor listrik untuk program gizi nasional yang disebut-sebut mencapai Rp58 juta per unit. Kabar itu langsung dibantah tegas oleh Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana. Menurutnya, angka yang beredar jauh dari fakta.

Dadan menjelaskan, harga pasaran untuk motor listrik yang dimaksud memang sekitar Rp52 juta. Namun, pihaknya berhasil membeli dengan harga yang lebih murah.

"Harga pasaran Rp52 juta, tapi kita beli kalau enggak salah Rp42 juta, di bawah harga pasaran," ujar Dadan.

Pernyataan itu disampaikannya di sekitar Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu lalu.

Di sisi lain, Dadan juga meluruskan soal waktu pengadaan. Rencana ini bukan hal mendadak. Ia menegaskan bahwa pengadaan motor listrik tersebut sudah direncanakan dan dianggarkan sejak tahun 2025 lalu. Saat itu, target yang dicanangkan memang cukup besar, yaitu 24.400 unit.

Namun begitu, realisasinya tak sepenuhnya sesuai target.

"Dan realisasinya dari target 24.400 itu hanya bisa kita realisasikan 21.800-an dan sudah masuk ke dalam anggaran 2025," jelasnya.

Menanggapi kritik yang bermunculan, Dadan memberikan penegasan. Untuk tahun ini, tidak akan ada lagi pengadaan serupa. Pembelian itu murni menggunakan anggaran tahun lalu dan sudah selesai direalisasikan.

"Untuk sementara kita cukupkan dulu sekian, karena ini kan anggaran 2025 ya, 2026 tidak ada perencanaan lagi untuk pembelian," kata dia.

Dengan penjelasan ini, diharapkan polemik harga motor listrik untuk SPPG bisa terjawab. Pemerintah memastikan pengadaan barang dilakukan dengan harga yang wajar, bahkan di bawah pasaran.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar