Hingga tenggat malam tanggal 6 April kemarin, Ditjen Pajak mencatat ada lebih dari 10,8 juta laporan SPT Tahunan yang sudah masuk. Angka ini tentu saja menggembirakan, mengingat periode pelaporan untuk Tahun Pajak 2025 masih berjalan.
Inge Diana Rismawanti, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, yang memberikan rincian data tersebut, menyebut mayoritas pelapor masih berasal dari kalangan karyawan.
"Untuk periode sampai dengan 6 April 2026 (Tahun Pajak 2025), tercatat 10.852.655 SPT,"
ujar Inge dalam pernyataan resminya, Selasa (7/4).
Kalau dirinci, dari total laporan untuk tahun buku Januari-Desember 2025, kontribusi terbesar memang dari Wajib Pajak Orang Pribadi Karyawan, yang mencapai 9,46 juta laporan. Sementara itu, WP OP Non-Karyawan menyumbang sekitar 1,14 juta laporan. Untuk badan usaha, tercatat 236.832 laporan dalam Rupiah dan 171 laporan dalam Dolar AS.
Artikel Terkait
Menteri HAM Usul RUU Kebebasan Beragama, Berbeda Pandangan dengan Menteri Agama
Serang Targetkan Bebas Buang Air Besar Sembarangan pada 2029
Lembah Hijau Malino Tawarkan Glamping dan Wahana Alam di Ketinggian Gowa
Tokoh Sipil Desak Pembentukan Tim Gabungan Independen Usut Penyiraman Andrie Yunus