Bappisus Ungkap Latar Belakang Program Sekolah Rakyat Gratis Prabowo

- Selasa, 24 Maret 2026 | 22:50 WIB
Bappisus Ungkap Latar Belakang Program Sekolah Rakyat Gratis Prabowo

JAKARTA – Keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk menggulirkan program sekolah rakyat bukannya tanpa alasan. Aris Marsudiyanto, sang Kepala Bappisus, mencoba mengungkap latar belakangnya. Intinya, program pendidikan berasrama gratis ini memang sengaja dibentuk untuk anak-anak dari keluarga paling miskin. Tujuannya jelas: memutus mata rantai kemiskinan yang sudah turun-temurun.

Menurut Aris, semua berawal dari prinsip sederhana Prabowo. “Beliau punya prinsip, bagaimana caranya bikin masyarakat miskin itu bisa selalu tersenyum,” ujarnya. Tapi, mengakui Aris, mewujudkannya jauh dari mudah.

“Beliau kadang-kadang kan melihat orang susah begitu kan cerita,” kata Aris dalam sebuah Dialog Spesial, Selasa lalu. “Gimana ya orang bisa hidup di rumah kayak begitu. Anaknya hidup di kayak begitu, tempat tidurnya begitu.”

Dari keprihatinan itulah, sejumlah program yang menyasar langsung warga kurang mampu akhirnya dicetuskan. Sekolah rakyat adalah salah satu yang utama. Lewat program ini, keluarga yang serba kekurangan bisa menyekolahkan anaknya tanpa harus memikirkan biaya. Tidak sepeser pun.

“Nah, makanya program-program beliau tidak hanya MBG ya, ada sekolah rakyat,” tegas Aris. “Gimana orang yang enggak punya penghasilan, orang miskin semiskin apa pun, sekolah rakyat boarding school sudah. Jadi sekarang orang miskin enggak usah khawatir sekolahin anaknya tanpa keluar biaya.”

Bagi Prabowo, tampaknya, tidak ada waktu untuk berleha-leha selama persoalan rakyatnya belum teratasi. Aris menyebut banyak keputusan sang Presiden lahir dari hati, bukan sekadar kalkulasi pikiran.

“Nah pemimpin itu kan harus memimpin dengan hati, tidak hanya dengan pikiran saja ya,” tuturnya. Lalu ia menirukan ucapan Prabowo: “Usiaku sudah 75 tahun, saya kepingin suatu saat meninggalkan dunia ini dengan tersenyum melihat rakyat kecil bahagia, melihat program-program pemerintah jalan.”

Perhatiannya ini, kata Aris, bukan hal baru. Sudah terlihat sejak lama, tepatnya saat mereka masih bersama-sama di dunia militer. Perhatian Prabowo ke anak buahnya waktu itu disebutnya luar biasa.

“Dari sisi hati ya, saya melihat dari dulu beliau itu selalu perhatian kepada orang kecil. Waktu masih di militer itu, perhatian ke anak buah itu luar biasa,” kenang Aris.

“Contoh, beliau melihat perumahan prajurit. Gimana caranya ya dia bangun, dia perbaiki. Bagaimana makannya prajurit di setiap satuan-satuan yang di bawah beliau. Beliau berjuang semaksimal mungkin ya untuk mensejahterakan. Dan sampai sekarang itu diwariskan ya kan,” pungkasnya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar