H-1 Lebaran, stasiun kereta cepat Whoosh tetap ramai. Padat, bahkan. Sampai Jumat siang (20/3/2026) saja, tiket yang laku sudah menyentuh angka sekitar 10 ribu. Rupanya, gelombang pemudik belum juga menunjukkan tanda-tanda reda.
Emir Monti, sang Manajer Corporate Communication KCIC, melihat kerumunan penumpang masih didominasi oleh mereka yang mudik. Rata-rata dari Jakarta atau Karawang, dengan tujuan Bandung. Tapi, bukan cuma pemudik. Banyak juga yang sekadar ingin memanfaatkan libur panjang untuk jalan-jalan, menikmati perjalanan dengan kereta tercepat di Asia Tenggara itu.
"Kami prediksi totalnya pada H-1 Lebaran kali ini akan mencapai sekitar 18 ribu penumpang yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta cepat," katanya.
Dia yakin angka itu akan terus merangkak naik. Apalagi, jadwal pemberangkatan terakhir masih cukup jauh, yaitu pukul 21.25 WIB nanti. Bisa dibayangkan, antrean dan keriuhan masih akan berlanjut sampai malam.
Nah, untuk mengatasi kepadatan ini, KCIC sudah bersiap. Langkah antisipasinya dengan menyiapkan 62 perjalanan kereta setiap harinya. Rute dari Jakarta ke Bandung dan sebaliknya, semua ditambah frekuensinya. Harapannya jelas: agar penumpang tak berjejal dan perjalanan mudik tetap nyaman.
Artikel Terkait
Rest Area KM 207A Cirebon Sepi Usai Arus Mudik Surut
Transaksi Jakarta Tembus Rp21 Triliun Selama Ramadan, Tertinggi di Jawa
Pemudik Tersesat Ikuti Google Maps, Terperosok ke Jurang di Tasikmalaya
Takbiran di Jakarta: Gemerlap Perayaan dan Kisah Perempuan Perantau yang Pilih Tak Mudik