Stok Beras Pemerintah Diproyeksikan Capai 4 Juta Ton Awal 2026

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:40 WIB
Stok Beras Pemerintah Diproyeksikan Capai 4 Juta Ton Awal 2026

Stok beras yang disimpan pemerintah, atau yang biasa disebut CBP, diproyeksikan bakal menyentuh angka 4 juta ton di awal 2026. Ini tak lepas dari upaya percepatan penyerapan gabah dan beras hasil panen petani lokal. Realisasinya sejauh ini cukup menggembirakan.

Andi Amran Sulaiman, sang Kepala Bapanas, membeberkan data yang diterimanya. Dari Januari hingga pertengahan Maret tahun ini, penyerapan setara beras sudah nyaris mencapai 1 juta ton.

"Dalam laporan yang kami terima, hingga 11 Maret serapan Bulog sudah mencapai sekitar 963,2 ribu ton," ujar Amran, Sabtu (14/3/2026) lalu.

Angka itu merupakan bagian dari target serapan nasional tahun ini yang memang ditetapkan sebesar 4 juta ton. Kalau dibandingin dengan tahun lalu, pertumbuhannya signifikan banget. Di periode yang sama tahun 2025, realisasi serapan baru sekitar 719,3 ribu ton. Artinya, ada kenaikan cukup tajam, sekitar 33,9 persen.

Menurut Amran, capain ini bukan cuma angka semata. Ini jadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam menjaga kesejahteraan para petani padi. Salah satu indikatornya bisa dilihat dari pergerakan indeks harga yang diterima petani.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, indeks harga untuk petani padi sempat melonjak ke level 146,28 pada September 2025. Itu adalah titik tertinggi dalam kurun tujuh tahun terakhir. Sebagai perbandingan, puncak indeks di Desember 2019 cuma 109,22. Lalu berturut-turut di Maret 2020 (108,82), Januari 2021 (108,19), Desember 2022 (118,65), dan Desember 2023 (137,75).

Nah, di tahun 2024, indeks tertinggi terjadi pada Februari dengan angka 146,08. Sementara di Februari 2026 ini, indeks berada di posisi 144,84 sedikit lebih tinggi ketimbang Januari yang 144,72.

Di sisi lain, Amran juga menegaskan soal keamanan stok. Cadangan beras pemerintah saat ini dinilainya dalam kondisi yang sangat aman, cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun.

"Ini tertinggi cadangan beras kita. Ini cukup sampai akhir tahun, cukup cadangan kita sekarang untuk beras. Semua aman untuk sektor pangan," tegasnya.

Jadi, dengan stok yang menumpuk dan penyerapan yang kencang, setidaknya untuk waktu dekat kita bisa bernapas lega. Ketersediaan beras nasional tampaknya benar-benar jadi perhatian utama.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar