Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, punya pesan keras buat anak asuhnya dulu. Intinya sederhana: jaga disiplin, atau lebih baik main tarkam saja. Ya, tarikan kampung. Pesan itu ia sampaikan meski sudah tak lagi memegang kendali skuad Garuda.
Bagi yang mengikuti perjalanan timnas, nama Shin Tae-yong bukan hal asing. Pelatih asal Korea Selatan itu punya andil besar membawa timnas melangkah lebih jauh. Di bawah asuhannya, Indonesia akhirnya bisa menembus fase gugur Piala Asia untuk pertama kalinya pada 2023. Sebuah prestasi bersejarah yang bikin banyak orang tercengang.
Tak cuma itu, ia juga berhasil membuat timnas bersaing sengit di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Sayang, kisahnya harus berakhir di awal 2025. Posisinya digantikan oleh legenda sepak bola Belanda, Patrick Kluivert.
Periode Kluivert ternyata tak berjalan mulus. Timnas justru gagal total melanjutkan perjalanan di kualifikasi Piala Dunia. Kini, tongkat estafet pelatih sudah dipegang John Herdman dari Inggris. Transisi yang cukup cepat dalam waktu singkat.
Meski sudah keluar, perhatian Shin Tae-yong pada timnas tak luntur. Ia masih sering menyempatkan diri ke Indonesia, bertemu dengan para pendukung fanatik Garuda. Dalam salah satu obrolannya, ia kembali menekankan hal yang ia anggap fondasi utama: kedisiplinan.
"Jadi untuk menjaga kondisi yang fit ya, memang paling penting dasar dan disiplin. Jadi enggak boleh seenaknya aja, tetapi mulai dari makanan dan kegiatan sehari-hari harus bener-bener profesional banget gitu," ujar Shin.
"Jadi enggak boleh seenaknya, kalau seenaknya itu ya mungkin main di tarkam saja sana gitu. Jadi mulai dari fondasi yang harus dibangun benar-benar baik, benar-benar proses yang benar gitu,” lanjutnya.
Bagi Shin, disiplin bukan sekadar aturan. Itu adalah jalan menuju kesuksesan. Ia yakin betul, dengan fondasi itu, masa depan sepak bola Indonesia bisa lebih cerah dari pencapaian yang sudah ia raih sekalipun.
"Saya salah satu orang yang benar-benar percaya sepakbola Indonesia akan berkembang lebih jauh daripada sekarang," katanya dengan keyakinan yang terdengar kuat.
Lalu, bagaimana dengan timnas sekarang? Tim asuhan Herdman akan segera diuji di FIFA Series 2026 akhir Maret nanti. Pertandingan perdana mereka adalah melawan Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret. Ujian pertama untuk melihat sejauh mana pesan disiplin ala Shin Tae-yong masih melekat.
Artikel Terkait
Ekonom Kritik Pelonggaran Aturan Halal untuk Produk AS, Khawatir Ancam Industri Domestik
Pemerintah Buka Impor Beras 1.000 Ton dari AS, Tegaskan Tak Ganggu Swasembada
Komisi III DPR Desak Proses Hukum Anggota Brimob Tersangka Penganiayaan Siswa Tewas di Maluku
Ramai Pemburu Takjil di Dua Titik Favorit Jakarta Pusat Jelang Buka Puasa