Puncak Keramaian di Malam Sacapme
Puncak keramaian diperkirakan terjadi pada malam 16 Februari, atau yang dikenal sebagai malam Sacapme. Pada malam itu, kelenteng akan dipadati umat yang ingin mengucap syukur atas tahun berlalu dan memohon berkah untuk tahun baru. Suasana khidmat akan memuncak tepat pada tengah malam, saat doa bersama dan penyalaan lilin dilaksanakan serentak.
“Kita terbuka untuk umat yang ingin berdoa dan bersembahyang di malam Imlek. Biasanya warga sekitar datang satu hari sebelum tanggal 17 Februari untuk memohon kesehatan, kebahagiaan, dan rezeki yang berlimpah,” tambah Hendri.
Untuk mengakomodir arus umat dan mencegah penumpukan, kelenteng akan menerapkan kebijakan buka 24 jam penuh pada hari raya Imlek. “Untuk tanggal 17 Februari kita buka 24 jam agar umat bisa berdoa dengan nyaman,” katanya.
Jadwal Ibadah Hingga Cap Go Meh
Perayaan Imlek di Kelenteng Toasebio tidak berhenti pada tanggal 17 Februari. Serangkaian ibadah dan ritual akan berlanjut hingga perayaan Cap Go Meh yang menutup rangkaian perayaan tahun baru. Berikut jadwal lengkapnya:
Sembahyang Malam Imlek - Senin, 16 Februari 2026 pukul 23.30 WIB.
Perayaan Imlek Toasebio - Selasa, 17 Februari 2026.
Sembahyang Sinbeng Turun - Kamis, 19 Februari 2026 pukul 23.30 WIB.
Sembahyang Tebu - Selasa, 24 Februari 2026 pukul 18.00 WIB.
Malam Cap Go Meh - Senin, 2 Maret 2026.
Perayaan Cap Go Meh - Selasa, 3 Maret 2026.
Artikel Terkait
Tips Hindari Kekacauan Saat Libur Panjang Akhir Pekan
Harga Cabai Anjlom, Bawang Merah dan Ayam Naik Tipis Menurut BI
Harga Emas di Pegadaian Masih Stabil, Galeri24 dan UBS Bertahan di Rp 2,87 Juta per Gram
Justin Hubner Terancam Izin Kerja di Belanda Meski Berstatus Homegrown di Inggris