“Saya ingin menegaskan bahwa menyambut Ramadan itu harus penuh kedamaian dan kerukunan,” katanya lagi di lokasi yang sama.
Ia menginginkan suasana kota yang rukun. Saat ini, nuansa Imlek masih terasa dan akan berlangsung hingga tanggal 17 Februari. Setelah itu, barulah perlahan suasana beralih menyambut Ramadan dan Lebaran. Pemprov DKI sendiri konon sudah menyiapkan sejumlah langkah agar masa peribadatan bisa berjalan lancar.
Nah, terkait sweeping itu, Pramono benar-benar bersikap keras.
“Saya sebagai gubernur bertanggung jawab untuk itu dan saya tidak mengizinkan untuk ada sweeping,” tegasnya tanpa basa-basi.
Jadi, pesannya sederhana: jaga ketertiban, jaga kedamaian. Itu intinya.
Artikel Terkait
PMI Manufaktur Indonesia Melambat Drastis ke 50,1 pada Maret 2026, Dampak Perang Timur Tengah
Harga Emas Antam Naik Rp75.000, Buyback Melonjak Rp110.000
Aplikasi X Lumpuh Total, Ribuan Pengguna Global Terdampak
Harga Referensi Ekspor CPO Naik 5,5% Jadi USD989,63 per Ton