Pertumbuhan Energi Angin dan Surya Global Melambat, Pusat Pertumbuhan Bergeser ke Negara Berkembang

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 16:20 WIB
Pertumbuhan Energi Angin dan Surya Global Melambat, Pusat Pertumbuhan Bergeser ke Negara Berkembang

Pergeseran Pusat Pertumbuhan ke Negara Berkembang

Dalam lanskap yang berubah ini, temuan GEM menunjukkan pola yang menarik. Kontribusi negara-negara kaya anggota G7 terhadap pertumbuhan kapasitas baru ternyata hanya sebagian kecil. Momentum justru kini bergerak kuat ke negara-negara berkembang yang haus energi dan banyak yang memiliki sumber daya melimpah.

Di antara semua negara, China tetap menjadi pemain raksasa yang tak tertandingi. Selama bertahun-tahun, negeri Tirai Bambu itu terus memperluas kapasitas energi terbarukannya dalam skala yang masif, jauh melampaui upaya negara mana pun.

Dominasi China dalam arena ini benar-benar terlihat dari angka-angka yang dirilis. Negeri itu menyumbang sekitar sepertiga dari seluruh pertumbuhan kapasitas global pada 2025, dengan penambahan sekitar 1,5 terawatt. Jumlah tersebut bahkan lebih besar daripada gabungan capaian enam negara di peringkat bawahnya, mempertegas posisinya sebagai pusat industri energi hijau dunia.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar