MURIANETWORK.COM - Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) akan ditutup sementara untuk menjalani persiapan menyambut FIFA Series 2026. Penutupan ini berdampak langsung pada Persija Jakarta, yang harus segera mencari stadion pengganti untuk menjamu PSM Makassar dalam lanjutan Liga 1 2025/2026 pada Jumat, 20 Februari mendatang.
Penutupan SUGBK bukan tanpa alasan. Stadion kebanggaan nasional itu akan menjalani serangkaian perawatan dan peningkatan fasilitas demi menyongsong turnamen persahabatan antarnegara yang dihelat FIFA pada 23-31 Maret 2026. Akibatnya, tim berjuluk Macan Kemayoran itu terpaksa harus mengungsikan laga kandangnya untuk sementara waktu.
Jakarta International Stadium Jadi Opsi Utama
Di tengah situasi yang mendesak, harapan kini tertumpu pada Jakarta International Stadium (JIS). Menurut Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, stadion berkapasitas besar di utara Jakarta itu menjadi calon lokasi terkuat pengganti SUGBK. Meski demikian, keputusan final hingga kini belum juga turun.
Diky mengungkapkan bahwa proses penjajakan dan komunikasi intensif telah dilakukan. Pada Senin, 9 Februari, pihaknya bahkan telah turun langsung ke lapangan untuk meninjau kesiapan JIS bersama panitia pelaksana.
"Untuk saat ini belum ada kepastian. Komunikasi masih berjalan, tetapi belum ada keputusan final. Setahu saya memang masih dalam tahap pembahasan," jelasnya saat ditemui di Pelita Jaya Arena, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
"Ada progres yang cukup baik, tetapi kami masih menunggu keputusan dari panitia pelaksana (panpel)," lanjut Diky.
Perawatan Rumput dan Optimisme
Salah satu titik perhatian dalam peninjauan tersebut adalah kondisi lapangan. Diky mengakui bahwa rumput JIS memang sedang dalam masa perawatan. Namun, ia menangkap sinyal positif dari pengelola stadion yang berkomitmen untuk mempercepat proses tersebut.
Dari pembicaraan di lapangan, terlihat usaha maksimal agar stadion kebanggaan warga Jakarta itu bisa kembali digunakan oleh Persija dalam waktu singkat.
"Belum ada keputusan final. Progres terakhir, kami bertemu dengan panitia pelaksana di JIS dan melakukan peninjauan bersama. Mereka cukup optimistis stadion bisa digunakan," ucap Diky.
"Saya pribadi dari pihak JIS juga optimistis pekerjaan bisa selesai sebelum pertandingan tanggal 20 Februari di sana," tandasnya penuh keyakinan.
Dengan tenggat waktu yang semakin mepet, semua pihak tentu berharap agar proses perawatan di JIS dapat tuntas tepat waktu. Kepastian lokasi laga sangat krusial, tidak hanya bagi klub dan suporter, tetapi juga bagi kesiapan logistik dan keamanan penyelenggaraan pertandingan nanti.
Artikel Terkait
Persebaya Hadapi Bhayangkara dengan Dua Pemain Andalan Terancam Absen
Bus Transjakarta Diduga Tewaskan Pejalan Kaki di Margasatwa Raya
Apindo Soroti Biaya Logistik dan Bunga Tinggi Hambat Daya Saing Usaha
Mahasiswa STIK Bangun 12 Sumur Bor untuk Korban Bencana Aceh Jelang Ramadan